Perciki Air Sebelum Pakai Masker

Selasa, 11 Maret 2014 17:27
BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Kabut asap yang membawa partikel debu di Pekanbaru diperkirakan bisa masuk ke paru paru. Meskipun telah mengenakan masker, bukan jaminan partikel debu tidak terhirup.

Hal itu disampaikan dr Sri Melati anggota tim Solusi Tuntas Bencana Asap (STBA) Fakultas Kedokteran Universitas Riau (UR) kepada mahasiswa yang melakukan aksi damai di Rumah Sakit UR Panam, Selasa (11/03/2014).

“Masker tenaga medis yang beredar tidak menjamin aman dari partikel debu yang terbawa pada kabut asap,” ujar spesialis paru paru ini.

Menurutnya, masker yang aman adalah tipe N95, karena bisa menutup keseluruhan bagian mulut dan hidung. “Masker yang sering digunakan untuk pemberantasan flu burung itu lebih aman. Memang kita agak susah bernafas, dan kurang nyaman. Tapi aman,” tambahnya.

Baca: Cari Spare Part Motor Bekas di Pekanbaru? Tempat Ini Bisa Jadi Pilihan

Selanjutnya dr Sri menghimbau masyarakat untuk selektif memilih masker. Selain itu ia menganjurkan untuk memercikkan air di tiap masker yang dikenakan. Tujuannya agar partikel debu yang melayang di udara terjerat, sehingga tidak tembus dan terhirup. 

“Karena kalau maskernya tidak menutup secara penuh, bisa membuat celah untuk PM 10 dan O3 terhirup dan menyebabkan gangguan pernafasan,” jelasnya. 
Seperti di informasikan seluruh aktivitas belajar mengajar sekolah di Pekanbaru kembali libur selama tiga hari. Satgas STBA menyebutkan kondisi partikel PM10, CO, NO2, SO2 dan O3 sudah diatas ambang normal dan membahayakan. (riki)