• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, November 2, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Kasus DBD Naik Tajam, Air Jebakan Semut Jadi Penyebab Nyamuk Berkembang Biak

Tim Redaksi by Tim Redaksi
4 Februari 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Kasus DBD di Provinsi Riau meningkat tajam. Pemberantasan sarang nyamuk harus dilakukan tepat sasaran agar jentik tidak berkembang biak. Selain bisa dilakukan dengan kerja bakti secara serentak di rumah masing-masing, pengentasan langsung ke titik sasaran juga harus dilakukan. 

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir menyebut, ada banyak media yang menjadikan nyamuk aedes aegypti ini berkembang biak. Diantaranya bak kamar mandi, tempt penampungan air hingga air jebakan semut di bawah kaki meja bisa menjadi media nyamuk penyebab DBD berkembang biak.

Air jebakan semut biasanya diletakkan di bawah dekat kaki meja dalam sebuah tempat kecil. Jika di atas meja ada makanan, biasanya ibu-ibu rumah tangga selalu meletakkan air jebakan semut agar makanan di atas meja tidak bersemut. Jika dibiarkan dalam waktu lama, maka air ini bisa dijadikan nyamuk untuk bertelur dan menghasilkan jentik-jentik nyamuk DBD bersarang.

“Air pembuangan kulkas juga bisa menjadi tempat nyamuk bersarang. Tempat minum burung yang airnya jarang diganti. Air di pot bunga, wadah limpahan air dispenser, termasuk barang bekas di sekitar rumah seperti ban, kaleng, tempurung kelapa, botol, gelas air mineral, potongan bambu dan semua tempat yang bisa nenampung air,” kataya Senin, 4 Februari 2019 di Pekanbaru.

Dalam catatan Dinas Kesehatan Provinsi Riau, per 1 Februari 2019 jumlahnya sudah menyentuh angka 263 kasus. Sedangkan pada 1 Februari 2018 lalu jumlahnya hanya 158 kasus. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir menyebut terbanyak kasus DBD ditemukan di Kabupaten Inhu dengan jumlah keseluruhan hingga 1 Februari 2019 ada 73 kasus. Kemudian Bengkalis dengan 41 kasus, Pekanbaru 35 kasus, Siak 26 kasus, Dumai 23 kasus.

Selanjutnya di Kabupaten Kuansing terdapat 15 kasus warga terserang penyakit yang dibawa oleh nyamuk aedes aegypti ini. Lalu, di kabupaten Kampar ada 13 kasus, Pelalawan 12 kasus, Rokan hulu 10 kasus, Rokan hilir dan Indragiri Hilir masing-masing 6 kasus, dan paling rendah ditemukan di Meranti 3 kasus. “Intinya memastikan di sekitar rumah tidak ada jentik bersarang,” sambungnya. (bpc3)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Universitas Riau Perkuat Daya Saing Lulusan melalui LSP P1, Siapkan 6 Skema Sertifikasi Profesi
Regional

Universitas Riau Perkuat Daya Saing Lulusan melalui LSP P1, Siapkan 6 Skema Sertifikasi Profesi

...

Read moreDetails
Inflasi Riau Oktober 2026 Naik, Andil Tertinggi Justru dari Kelompok Transportasi

Inflasi Riau Oktober 2026 Naik, Andil Tertinggi Justru dari Kelompok Transportasi

Daratan Membulat, Lautan Justru Bikin Bentuk Bumi Semakin Pipih

Daratan Membulat, Lautan Justru Bikin Bentuk Bumi Semakin Pipih

Puncak Peringatan Hari Sumpah Pemuda Tingkat Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Tahun 2026 digelar dengan penuh kehangatan di Halaman Kantor Bupati. Kegiatan ini berlangsung bersamaan dengan Peringatan Hari Santri Nasional, Upacara besar ini berlangsung di Halaman Kantor Bupati Inhu dihadiri oleh Bupati Indragiri Hulu Ade Agus Hartanto, S.Sos, M.Si, para kyai, ulama, pimpinan pondok pesantren se‑Kabupaten Inhu, para orang tua, serta kurang lebih seribu santriwan dan santriwati dari berbagai pondok pesantren di wilayah Inhu, Rabu (28/10/2026).

Pemkab Inhu Meriahkan Hari Sumpah Pemuda 2026 dengan Berbagai Kegiatan Positif

Perbedaan BPNT dan BLT Kesra, Besaran dan Cara Mengeceknya

Perbedaan BPNT dan BLT Kesra, Besaran dan Cara Mengeceknya

5 Wisata Kuliner Malam di Pekanbaru, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Tahun 1978

5 Wisata Kuliner Malam di Pekanbaru, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Tahun 1978

Next Post

Akui Terima Fee Hingga Rp1 Juta Tiap Persil, Kades Siambul Jual Lahan HPT Berlegalitas SKGR

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.