Di Museum Riau, Emas Tak Dipajang

Jumat, 13 September 2013 20:19
BERTUAHPOS, PEKANBARU – Pengamanan di Museum Pemprov Riau, Sang Nila Utama, di Pekanbaru hanya dijaga 5 orang Satpam. Keterbatasan pengamanan itu, membuat pihak pengelola tak berani memajangkan benda-benda terbuat dari emas.
 
Demikian disampaikan, Kepala Musem Sang Nila Utama, Yoserizal Zein dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat (13/9/2013). Menurut Yoserizal, pengamanan yang ada saat ini masih jauh dari standar. Karena yang ada hanya 5 penjaga dengan sistem bergantian siang dan malam.
 
“Kalau malam hari museum kami ini hanya dijaga 2 orang saja yang bergantian dengan dua lagi. Untuk siang 1 orang. Ini kondisi kita yang ada saat ini,” kata Bang Yos begitu sapaan akrabnya.
 
Kondisi tersebut, menurut Bang Yos, pihaknya tidak pernah memajangkan di ruang pameran benda-benda yang terbuat dari emas. Misalkan, keris, bros dan berbagai pernak-pernik lainnya.
 
“Khusus benda-bedan emas itu sama sekali tidak kita pajangkan. Yang kami pajangkan hanya benda duplikatnya saja,” kata mantan wartawan ini.
 
Di Museum Sang Nila Utama ini, kata Bang Yos, ada 4.000 jenis benda bersejarah yang harus dijaga 1×24 jam. Seluruh benda itu tentunya memiliki nilai sejarah yang amat mahal.
 
“Benda-benda di museum itukan yang mahal adalah sejarahnya. Tapi sayang, museum selama ini seakan tidak menjadi objek vital dalam pengamanan dari negara,” kata Yos.
 
(detik.com)