• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Akhirnya Polresta Pekanbaru Menahan Dokter Penganiaya Pembantu

Tim Redaksi by Tim Redaksi
24 September 2013
Share on FacebookShare on Twitter
BERTUAHPOS, PEKANBARU –  Polresta Pekanbaru akhirnya menahan dokter Ronika dalam kasus dugaan penganiayaan. Para medis ini diduga menganiaya pembantunnya yang masih di bawah umur, AB (14).
 
Penahanan para medis ini dibenarkan Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Arief Fajar kepada detikcom, Selasa (24/9/2013).
 
“Iya benar, kita sudah menahan tersangka. Kita terus mengumpulkan bukti-bukti untuk melengkapi pemberkasan,” kata Arief Fajar.
 
Sebelumnya, Senin (23/9/203) belasan orang warga asal NTT di Pekanbaru mengepung rumah dokter yang bertugas di RS TNI AU di JL Soekarno Hatta. Mereka mencari dokter tersebut untuk segera ditahan pihak kepolisian.
 
Mereka agar dokter Ronika segera ditahan karena telah berstatus tersangka. Namun aksi mereka segera mendapat pengawalan dari pihak kepolisian.
 
Anggota Polresta Pekanbaru pun langsung mengamankan di lokasi. Tidak ada aksi anarkis yang dilakukan warga NTT ini. Mereka melakukan itu sebagai bentuk solidaritas karena sekampung dengan korban.
 
Sebagaimama diketahui, AB sudah 9 bulan bekerja sebagai pembantu di rumah dokter yang berdinas di RS TNI AU itu. Selama bekerja, AB menjadi korban penganiayaa,
 
Dia sering menerima perlakuan kasar, ditampar, dipukul malah pernah dicucuk dengan gunting. Selama bekerja, tak pernah menerima gaji dan makan juga hanya boleh satu kali sehari.
 
Belakangan korban melarikan diri dan diselamatkan warga sekitar. Dari sana ketua RT melaporkan kasus itu ke Polresta Pekanbaru.
 
 
 
(detik.com)
 
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post

Nilai Tukar Rupiah Melemah, Utang Luar Negeri Naik 30%

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.