• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Urban Tinggi, Pekanbaru Dibayangi Kawasan Kumuh Baru

by
30 Juli 2015
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU– Pertumbuhan penduduk kota Pekanbaru tiap tahunnya naik signifikan. Pertumbuhan bukan lantaran kelahiran melainkan didominasi faktor urbanisasi.

Seperti yang disampaikan Ketua tim leader Program Peningkatan Kualitas Pemukiman (P2KP) yang dulu dikenal dengan PNPM Mandiri, Muhammad Irfan. Dirinya mengatakan faktor urbanisasi masyarakat dari luar Pekanbaru sangat berpotensi membuat kota ini menjadi kawasan kumuh baru.

Sejauh ini dari 58 kelurahan di Pekanbaru terdapat sebanyak 19 kelurahan menjadi kawasan kumuh berat dan mejadi skala prioritas untuk di tangani agar bebas dari label kawasan kumuh.

Faktor menjadikan wilayah menjadi kawasan kumuh baru lantaran kurangnya kesadaran dan kepekaan masyarakat akan arti penting terhindar dari kumuh pada lingkungan. Selain itu padatnya perkotaan dan belum memiliki pekerjaan tetap, memaksa pendatang bermukim di daerah pinggiran.

Bagi kota yang mulai padat penduduknya, pertambahan penduduk tiap tahunnya jauh melampaui penyediaan kesempatan kerja didalam wilayahnya sehingga dirasakan menambah berat permasalahan kota.

Tekanan ekonomi dan kepadatan tinggal bagi kaum urban memaksa mereka menempati daerah-daerah pinggiran (slum area) hingga membentuk lingkungan permukiman kumuh.

Untuk itu Irfan menuturkan perlu dilakukan pencegahan. Jika tidak, maka kawasan kumuh baru di Pekanbaru bisa meluas.

“Sekarang saja 19 kawasan kumuh yang sudah di petakan, baru sebatas pada kawasan kumuh dengan kategori berat, dan itu berdasarkan SK kawasan kumuh
yang di tandatangani walikota. Belum lagi kawasan kumuh ringan yang belum terdeteksi,” ujarnya.

Menurut Irfan, ada beberapa indikator menjadi kriteria suatu kawasan dapat dikategorikan sebagai kawasan kumuh, diantaranya dilihat dari segi bangunan gedung. Sisi jalan lingkungan, seperti kondisi permukaan jalan yang tidak dapat dilalui kendaraan dengan aman dan nyaman.

Kategori drainase lingkungan, kategori pengelolaan air limbah, pengelolaan persampahan, dan penanganan kebakaran,” sebutnya dalam kegiatan workshop P2KP di Hotel Dafam, Kamis (30/07/2015).

Masterplan juga telah disiapkan sebagai langkah penanganan kawasan kumuh, bukan hanya untuk kawasan Pekanbaru tapi juga di kabupaten lainya. Agar terwujudnya 100.0.100. Artinya, 100 persen akses air minum yang layak, 0, persen Kawasan Kumuh dan 100 persen sanitasi atau Pengembangan infrastruktur di Pedesaan. (Riki)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Berita Terkait

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman
Berita Pilihan

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

...

Read moreDetails
Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Next Post

Plt Gubri Mulai Pesimis Atasi Kabut Asap di Riau

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.