• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Tata Niaga Kelapa Inhil Rendah, Potensi Perdagangan Litas Batas Belum Teratasi

by
7 Agustus 2015
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Rendahnya pengaturan pola tata niaga untuk komuditi kelapa di Riau khususnya di Kabupaten Indragiri Hilir diyakini akan membuka lebar terjadinya potensi perdagangan lintas batas.

Menurut Kepala Bidang Perdagangan Luar Negeri Anghung H mengatakan masalah ini sempat membuat perusahaan lokal kewalahan. Beberapa tahun sebelumnya, PT Pulau Sambu masih mendominasi pasar kelapa di Inhil, kemudian masuk saingan pasar dari PT Inhil Sari mas. “Kedua perusahaan besar ini memang masih memegang kendali, untuk harga kelapa di Inhil,” katanya.

Namun, di tengah persaingan bisnis itu, muncullah pedagang seberang dari negra Malaysia, yang juga mencari potensi pasaran kelapa di wilayah Inhil. “Mereka berani mengambil harga yang tinggi dari perusahaan,” ujar Angung

Nota protes akhir diajukan oleh kedua perusahaan besar ini kepada kementerian perdagangan. Mereka meminta pemerintah harus mengatur ulang tata niaga perkelapaan di Inhil. Persoalan ini ternyata tidak digubris, sebab di Indonesia bagian Timur juga mengalami persoalan sama. Tapi di wilayah ini perdagangan seperti itu tidak dipersoalkan.

Pemerintah Provinsi Riau mengaku sudah beberapa kali mengadakan pertemuan untuk membahas masalah ini dengan pemerintah pusat. Bahkan, kementerian terkait menurunkan tim untuk melakukan pantauan langsung ke lokasi. Sayangnya hingga saat ini belum membuahkan kebijakan apapun.

“Kami tentu berharap komuditi kelapa tetap menjadi perhatian khusus. Agar masalah ini tidak terus-terusan menjadi peluang bagi negara luar untuk tidak menguasai pasar kelapa di Riau,” sambungnya. (melba)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post

Riau Masuki Musim Hujan September Mendatang

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.