• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Selasa, Oktober 27, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Lahan di Zona Merah, Masyarakat Tak Bisa Dapat Bantuan Pemerintah

Romi J. by Romi J.
7 September 2021
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Anggota Komisi IV DPRD Riau, Mardianto Manan mengungkapkan ada masyarakat di Kuantan Singingi (Kuansing) yang tak bisa mendapatkan bantuan bibit pemerintah, karena lahannya berada di zona merah, atau masuk kawasan hutan.

Kejadian ini, kata Mardianto, terjadi di Desa Koto Baru, Kecamatan Inuman, hal yang sama juga terjadi. Tanah pertanian dan perkebunan yang dikelola masyarakat masuk zona merah, dan masyarakat tak bisa mendapatkan bantuan bibit.

“Masyarakat mengatakan bahwa tanah mereka waktu di cek masuk zona merah. Datang bibit bantuan pemerintah, mereka tak bisa dapat bantuan,” kata dia kepada bertuahpos.com, Selasa 7 September 2021.

Di desa lain, seperti Desa Sungai Langsat, Kenegerian Pangean, hal yang sama juga terjadi. 70 persen dari wilayah desa, kata dia, kini masuk zona hutan.

“Katanya sampai 70 persen dari desanya berada di kawasan hutan. Padahal dulu tidak,” kata Mardianto.

Mardianto mengatakan hal tersebut menjadi lucu, karena ada kampung yang berkembang menjadi hutan. Padahal dulu menjadi wilayah yang boleh menjadi wilayah budidaya, ada sertifikat hak milik, kini menjadi kawasan hutan.

Mardianto kemudian menyatakan kecurigaannya ada yang bermain dalam tata ruang wilayah di Riau, sehingga lahan masyarakat kemudian menjadi zona merah. Terutama, pihak-pihak yang memiliki kepentingan seperti perusahaan-perusahaan besar.

“Saya takut ada intervensi terhadap ruang, sehingga terjadi seperti yang sekarang (lahan masyarakat masuk kawasan hutan). Saya takutnya, takutnya, kawasan zona merah di perusahaan besar berkurang, dan itu terpindahkan ke (lahan) masyarakat awam,” kata dia. (bpc4)

Tags: Bantuanlahanzona merah
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

rumah layak huni
Regional

Rp21,5 Miliar Disiapkan untuk Bangun 300 Lebih Rumah Layak Huni di Riau

...

Read moreDetails
pedagang sapi kurban, kebutuhan hewan kurban

Bantuan Hewan Ternak yang Mati Akibat PMK Sudah Bisa Diajukan

Karhutla Riau 2022, luasan lahan terbakar, kebakaran hutan dan lahan

Rohul Daerah Penyumbang Karhutla Terluas di Riau Tahun Ini

bantuan kapal kelompok nelayan

2 Kelompok Nelayan di Bengkalis & Kepulauan Meranti Masing-Masing dapat Bantuan 1 Kapal Ikan Fiber 5 GT

zona merah PMK Riau, hewan kurban, ganti rugi, sapi ngorok

6 Kabupaten di Riau Zona Merah Penyebaran PMK

Karhutla Riau 2021

Tim Gabungan Penanganan Karhutla Riau Seluruhnya Ditarik dari Lapangan

Next Post

Aguero Keluhkan Fasilitas Latihan di Barcelona

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.