Jaksa Sebut Bupati Kuansing Mursini Gunakan Uang Korupsi 6 Proyek

Sabtu, 05 September 2020 00:24
Jaksa Sebut Bupati Kuansing Mursini Gunakan Uang Korupsi 6 Proyek

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Nama Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Mursini — saat ini kembali mencalonkan diri sebagai Calon Bupati Kuansing tahun 2021-2026 — disebut dalam dakwaan lima terdakwa korupsi enam kegiatan senilai Rp13 miliar lebih di Pengadilan Tipikor Pekanbaru. Mursini disebut turut menggunakan uang korupsi itu.

Jaksa Penuntut Umum Roni Saputra SH, bersama rekan-rekannya, Jumat 4 September 2020, saat bacakan dakwaan terhadap lima anak buah Mursini, yakni Mantan Plt Sekretaris Daerah Kuantan Singingi, Riau, Muharlius, M Saleh, selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). 

Advertisement

Verdi Ananta SE, MM selaku Bendahara Pengeluaran Rutin Sekretariat Daerah. Hetty Herlina, SSos selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan dan Yuhendrisal, SE selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan.

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum dihadapan majelis hakim yang diketuai Faisal SH, disebutkan dana sebesar Rp13 miliar lebih untuk 6 kegiatan di Sekretariat Daerah Kuantan Singingi tahun 2017, digunakan tidak sesuai dengan ketentuan. 

Baca: Ini 2 Jenis Pratha Rekomendasi di Gerobak Bang Rambo

Di antaranya Rp650 juta digunakan Mursini untuk diberikan kepada pria misterius di Batam dan Rp150 juta untuk biaya berobat istri Bupati Mursini. Baca: ​DLH Kuansing Siap Beri Sanksi PT RAPP

Disebutkan, pada bulan puasa tahun 2017 tepatnya, Selasa 13 Juni 2017 sekira pukul 24.00 WIB, Verdi Ananta dipanggil oleh BupatiKuansing, Mursini, di Masjid Baitul Hamdi. 

Mursini memerintahkan Verdi Ananta untuk mengantarkan uang dalam bentuk Dollar Amerika jika ditukar dalam bentuk mata uang rupiah sebesar Rp500 juta kepada seseorang di Batam. “Ini rahasia, cukup kita saja yang tahu,” ungkap Mursini.

Lalu Mursini menyerahkan HP merk Nokia 3310 kepada Verdi Ananta yang mana di dalam HP tersebut sudah tersimpan nomor orang yang akan Verdi Ananta tuju (yang akan menerima uang titipan uang tersebut) di Batam. 

Setelah itu H Mursini mengatakan bahwa nanti uangnya akan diberikan oleh M Saleh. Pada Rabu tanggal 14 Juni 2017 sekira pukul 02.00 WIB, Verdi Ananta bersama dengan Saksi Rigo berangkat ke Pekanbaru dengan menggunakan mobil pribadi Verdi Ananta. Sampai di Pekanbaru, Verdi Ananta menginap di Hotel Pangeran Pekanbaru dan beristirahat.

Pukul 09.00 WIB, Verdi Ananta menghubungi M Saleh dan menanyakan kapan berangkat ke Pekanbaru, dan saat itu M. SALEH mengatakan “Saya lagi di jalan,” kemudian Verdi Ananta menunggu.

Pukul 10.30 WIB, M Saleh menemui Verdi Ananta di kamar Hotel Pangeran Pekanbaru dan menyerahkan uang kepada Verdi Ananta dalam bentuk mata uang rupiah pecahan Rp100.000 dan pecahan Rp50.000 dengan total sebesar Rp500 juta.

Selanjutnya Verdi Ananta pergi bersama RIGO ke toko emas sekalian ke Money Changer Kirana di Jalan Sudirman Pekanbaru dan menukarkan uang tersebut dalam bentuk dollar amerika pecahan 100 Dolar.

BATAM

Selanjutnya Verdi Ananta, Saksi Nanda dan Saksi Rigo berangkat ke Batam menggunakan pesawat Citilink sekira pukul 14.00 WIB. Sekira pukul 15.00 WIB Verdi Ananta dkk sampai di bandara hang Nadim Batam.

Verdi Ananta mengaktifkan Handphone yang telah diberikan H MURSINI dan menghubungi nomor yang tersimpan di HP tersebut. Yang mana dalam HP tersebut hanya tersimpan 1 nomor yang akan Verdi Ananta hubungi.

Selanjutnya orang tersebut mendatangi Verdi Ananta dan berkata, “Verdi ya? Ya udah, ikut.” Lalu Saksi Verdi Ananta mengikuti orang tersebut ke arah parkiran mobil bandara. 

Di saat yang bersamaan Saksi Rigo dan Saksi Nanda mengikuti dari belakang ke arah parkiran juga, namun Saksi Verdi Ananta memberikan kode agar mereka tidak ikut bersama Saksi Verdi Ananta dan mereka menunggu di dekat tangga turun arah parkiran dan Saksi Verdi Ananta mengikuti orang tersebut ke mobil diparkiran.

Setelah sampai di mobil yang diarahkan orang tersebut lalu Saksi Verdi Ananta disuruh masuk ke dalam mobil bersama dengan orang tersebut dan di dalam mobil tersebutlah Saksi Verdi Ananta menyerahkan uang nya dan mengatakan, “Ini titipan bupati Pak. Coba dihitung dulu Pak.”

Lalu disahut, “Ya udah.” Tanpa menghitung uang yang Verdi Ananta berikan.

Pada hari dan tanggal yang Verdi Ananta tidak ingat lagi pada bulan Juli 2017, Bupati H Mursini kembali memerintahkan pergi ke Batam untuk mengantarkan uang kepada seseorang, karena uang yang telah diantarkan sebelumnya kurang dan saat itu kami disuruh untuk kembali mengantarkan uang sebesar Rp150.000.000. Uang tersebut kemudian kembali diantarkan ke Batam.

Bahwa pada hari dan tanggal Saksi Verdi Ananta tidak  ingat lagi namun pada tahun 2017 Saksi Verdi Ananta dipanggil Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Kuantan Singingi yaitu Terdakwa Muharlius ke ruangan kerjanya, pada saat itu Terdakwa Muharlius menyerahkan uang sebesar Rp150 juta kepada Verdi Ananta dan meminta agar diserahkan kepada Bupati Mursini di Pekanbaru untuk kepentingan berobat istri Bupati.

Setelah menukarkan uang dalam bentuk ringgit Malaysia di Pekanbaru, Verdi Ananta dan saksi Viktor Kurniawan pergi ke rumah kediaman Bupati H Mursini di Daerah Tangkerang Dalam Pekanbaru.

Setelah sampai di rumah Saksi H Mursini tersebut lalu Saksi Verdi Ananta dan Saksi Viktor Kurniawan masuk kedalam ruang tamu rumah kediaman Bupati (Saksi H Mursini).

Saat itu juga Verdi Ananta langsung menyerahkan uang tersebut kepada H Musini dengan mengatakan bahwa ini perintah Terdakwa H Mursini dan setelah uang diterima Bupati. Lalu Verdi Ananta dan Saksi Viktor Kurniawa pergi meninggalkan rumah kediaman Saksi H Mursini tersebut dan pulang ke Teluk Kuantan. (bpc17)

BACA JUGA:  Bupati Mursini Salurkan Bantuan Banjir Kuansing

 

Berita Terkini

Minggu, 28 Februari 2021 14:32

Satu KKB Tewas Akibat Baku Tembak dengan TNI Dini Hari Tadi

Aksi baku tembak antara TNI dan KKB di Intan Jaya, Papua, kembali terjadi.

Minggu, 28 Februari 2021 14:07

Putera Bungsu SBY: Jangan Adu Saya dengan Mas AHY, Kakak Saya Sendiri

“Jangan diadu-adu antara saya dgn Mas AHY yg juga kakak saya sendiri”

Minggu, 28 Februari 2021 13:30

Vaksinasi Mandiri Kemungkinan Efektif April 2021

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan menargetkan vaksin mandiri atau vaksin gotong royong efektif pada April 2021.

Minggu, 28 Februari 2021 12:55

3 Pesepakbola Aktif Terkaya di Tahun 2021

Para atlet terkaya juga didominasi daftar pemain terkaya saat ini.

Minggu, 28 Februari 2021 11:30

BI Riau Dorong Transaksi UMKM dengan QRIS Sebagai Wujud Digitalisasi Ekonomi

UMKM di Riau untuk menggunakan QRIS sebagai sarana transaksi.

Minggu, 28 Februari 2021 11:01

Umar Bin Khattab Mencambuk Anaknya Karena Meminum Khamar

Abdurrahman dihukum cambuk oleh Umar. Setelah itu, Umar mengirim Abdurrahman ke pengasingan.

Minggu, 28 Februari 2021 10:14

Tagar Miras Masih Trending Hingga Minggu Pagi

Tagar #miras telah dicuitkan hingga lebih dari 50 ribu kali di twitter

Minggu, 28 Februari 2021 09:32

Ketidaksingkronan Vaksin Mandiri dan Program Vaksin Pemerintah

Ada ketidaksingkronan antara program vaksin mandiri dengan program vaksin pemerintah.

Minggu, 28 Februari 2021 09:24

Hanya Butuh 273 Pertandingan Bagi Pep untuk Raih 200 Kemenangan Bersama City

Pep hanya membutuhkan 273 pertandingan di semua ajang untuk meraih 200 kemenangan