Payakumbuh Buka Ruang ke Swasta untuk Pulihkan Sektor Pariwisata Akibat Pendemi

Minggu, 21 Februari 2021 13:33
Payakumbuh Buka Ruang ke Swasta untuk Pulihkan Sektor Pariwisata Akibat Pendemi
Wakil Walikota Payakumbuh, Sumbar, Erwin Yunaz. (Facebook Erwin Yunaz)

BERTUAHPOS.COM, PAYAKUMBUH — Pemerintah Kota Payakumbuh, Sumatera Barat (Sumbar), membuka ruang kepada pihak swasta untuk mengambil bagian dalam upaya pemulihan sektor pariwisata di daerah itu, setelah terdampak pandemi Covid-19.

Menurut Wakil Walikota Payakumbuh Erwin Yunaz, selama pandemi tahun 2020 lalu, pemerintah daerah cukup disulitkan dengan masalah anggaran untuk pengembangan sektor pariwisata, mengingat adanya kebijakan refocusing dan realokasi.

Advertisement

“Kami tidak bisa membuat program seperti biasanya, karena kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan pariwisata, untuk sementara memang diminta untuk ditahan dan dialihkan ke penanganan Covid-19. Kondisi seperti ini hampir dirasakan oleh semua daerah,” ungkapnya saat menerima kunjungan Bertuahpos.com, Sabtu, 20 Februari 2021.

Dia menambahkan, jauh sebelum wabah Covid-19 melanda, pemerintah secara umum memang sudah terbiasa mengelola anggaran untuk pengembangan pariwisata.

Baca: Pedasnya Pecel Lele Simpang Lima Semarang, Bisa Pesan Sesuai Selera

BACA JUGA:  Gempa 4,1 SR Guncang Painan Malam Ini

Namun di saat pandemi, situasinya menjadi berbeda, sehingga membuat Pemko Payakumbuh harus berpikir keras agar sektor pariwisata kembali menggeliat. 

Setidaknya, untuk Provinsi Sumatera Barat mengalami penyusutan anggaran hingga Rp1 triliun dan hampir Rp100 miliar di Pemko Payakumbuh.

“Sekarang anggarannya hampir nol untuk yang sifatnya kegiatan ya. Padahal kita melihat kegiatan itu merupakan bagian dari penggerak kepariwisataan. Orang berkumpul. Karena Covid-19, semua ditiadakan, karena fokusnya sekarang dialihkan untuk penanganan pandemi,” sebut Erwin Yunaz.

Kondisi yang sama, menurut Erwin, kemungkinan besar juga akan dialami oleh Pemko Payakumbuh di tahun 2021. “Pengembangan sektor pariwisata masih belum sepenuhnya bisa menjadi fokus kami. Oleh sebab itu, kami berupaya membuka ruang agar pihak swasta bisa mengambil peran,” tuturnya.

Erwin menyebut, hanya saja Kota Payakumbuh kini telah dikenal dengan kota kuliner. Walau dalam kondisi ekonomi sulit, geliat sektor kuliner masih terpantau bagus.

“Penyusutan anggarannya besar sekali, karena memang refocusing dari pusat. Kemungkinan tahun ini juga akan dikurangi. Kita tak tau sampai kapan Covid-19 ini selesai. Dan kami menyadari bahwa kondisi ini dialami oleh semua daerah,” kata pria yang dijuluki Bapak Online Payakumbuh itu. (bpc7).

Berita Terkini

Rabu, 03 Maret 2021 09:52

Man City 15 Poin Diatas MU, Pep: Kami Harus Tetap Tenang

Man City belum juara. Mahkota juara masih dipegang Liverpool

Rabu, 03 Maret 2021 07:01

Penaklukkan Konstatinopel, Ibukota Dunia

Napoleon sang penakluk Eropa pernah berkata bahwa jika dunia adalah sebuah negara, maka Konstatinopel adalah ibukotanya

Rabu, 03 Maret 2021 05:12

Tak Terhentikan, City Bantai Wolves 4-1

pekan ke 29 yang mempertemukan mereka dengan Wolves, City menang 4-1

Rabu, 03 Maret 2021 05:00

Catatan Sejarah 3 Februari: Sultan Muhammad Al-Fatih II Naik Tahta

Dikenal sepanjang masa sebagai seorang penakluk kerajaan yang begitu hebat

Selasa, 02 Maret 2021 22:32

Miliki Potensi Besar, Budidaya Ikan Tapah di Desa Kuala Terusan Mulai Digalakkan

Peluang dalam membudidayakan keramba ikan air tawar di Pelalawa.

Selasa, 02 Maret 2021 20:30

Ini Alasan Mengapa Ma’ruf Amin ‘Tutup Mulut’ Soal Investasi Miras

Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin sengaja ‘tutup mulut’ perihal Perpres Nomor 10 Tahun 2021.

Selasa, 02 Maret 2021 19:32

Bawaslu Kuansing Sampaikan Piagam Penghargaan ke Kejari

Piagam penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi dalam pelaksanaan Pilkada 2020 lalu.

Selasa, 02 Maret 2021 18:32

Seluruh Pejabat di Riau Diminta Hadir, Besok Ada Monev dengan KPK

Ada beberapa hal yang perlu diperbaiki dalam hal tata kelola pemerintahan.

Selasa, 02 Maret 2021 18:10

Bukan Harimau, Ini Penjelasan BKSDA Soal ‘Hewan Misterius’ yang Serang Nenek di Pelalawan

Kesimpulan BKADA, bukan hewan yang menyerang nenek itu.

Selasa, 02 Maret 2021 17:25

Peresmian Air Panas Sungai Pinang  Diundur

Rencana peresmian akan dijadwalkan kembali.