• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, November 4, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Pihak Keluarga Tuntut Kejelasan Status, Setelah Seorang Pasien Sakit Ginjal Disebut Positif Corona

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
18 Agustus 2020
Pasien positif COVID-19

Petugas medis sedang membawa Pasien Positif COVID-19 ke ruang perawatan - Foto: Net.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Seorang pasien yang menderita sakit ginjal, namun oleh pihak rumah sakit memvonis bahwa pasien itu positif terkonfirmasi virus corona (Covid-19). Kesimpangsiuran informasi ini membuat pihak keluarga melayangkan tuntutan soal kejelasan status terhadap anggota keluarganya yang bernama Rabumah itu, sebelum dia meninggal dunia.

Salah seorang wakil keluarga, Afriansyah, masih bingung penyebab kematian bibinya itu. Tak ada penjelasan dari pihak rumah sakit tempat bibinya sempat dirawat. Setelah Rabumah meninggal dunia, dia mendapatkan kabar dari media massa bahwa bibinya positif mengidap Covid-19.

“(Pihak rumah sakit, kepada) Media kok dibuka. Sementara keluarga pasien itu tidak tahu apa-apa, kan aneh,” kata Arfiansyah kepada Kantor Berita RMOLAceh.

Rabumah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh dengan keluhan sakit batu ginjal. Di Banda Aceh, sebelum melanjutkan perawatan, Rabumah sempat menjalani tes corona dan hasilnya dinyatakan negatif.

Berdasarkan hasil itu, tindakan medis terhadap Rabumah dilanjutkan. Rumah sakit menjadwalkan Rabumah menjalani cuci darah. Namun, Rabumah urung menjalani proses ini karena terkendala pemasangan alat baru. Rabumah terpaksa menunggu dua hari.

“Pada hari yang direncanakan untuk cuci darah bibi sudah meninggal dunia,” kata Arfiansyah. “Tidak ada keterangan dan kepastian tertulis untuk keluarga pasien, apakah dia itu positif atau tidak.”

Atas informasi yang beredar tersebut, kata Arfiansyah, pihak keluarga sangat terpukul dan tertekan. Setiba di kampung halaman, di Aceh Tengah, seluruh keluarga segera mengisolasi diri secara mandiri. Status Rabumah itu mengharuskan proses pemakaman dilaksanakan sesuai protokol kesehatan Covid-19.

“Mereka semua enam orang pergi ke Rumah Sakit Datu Beru untuk mengambil rapid test. Hasilnya dinyatakan semua negatif. Nah, inilah yang membuat kami semakin bingung,” imbuh Arfiansyah.

Apa Kata Pihak Rumah Sakit?

Sementara itu, Wakil Direktur Pelayanan RSUDZA, Endang Mutiawati, saat dikonfirmasi mengatakan belum mengetahui informasi tersebut. Endang hanya mengatakan, berdasarkan peraturan Covid-19 dari Kementerian Kesehatan, jika seorang pasien diduga mengarah kepada Covid-19, maka tata laksana perawatan harus dilakukan sesuai penanganan Covid-19.

Hal ini tetap dilakukan meski belum ada hasil dari tes usap PCR. “Tidak mungkin keluarga pasien enggak dapat kabar,” kata Endang. (bpc2)

Tags: AcehCovid-19Regional
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Inilah 5 Kota Paling Sepi di Indonesia, Salah Satunya Dijuluki Kota Serambi Mekah
Travelling

Inilah 5 Kota Paling Sepi di Indonesia, Salah Satunya Dijuluki Kota Serambi Mekah

...

Read moreDetails
Jikalahari Kritik Kunjungan Perdana Prabowo ke Riau, Dinilai Cuma Pindah Lokasi Rapat

Jikalahari Kritik Kunjungan Perdana Prabowo ke Riau, Dinilai Cuma Pindah Lokasi Rapat

Plt Gubri Sebut Sumbang Rp1 Miliar untuk Bencana Gempa NTT Bukan soal Nominal Angkanya

Plt Gubri Sebut Sumbang Rp1 Miliar untuk Bencana Gempa NTT Bukan soal Nominal Angkanya

Polusi Akibat Karhutla Riau, Status Udara di Pekanbaru Berbahaya

Polusi Akibat Karhutla Riau, Status Udara di Pekanbaru Berbahaya

Alam Cahayo Tuah Nagoghi Tuntaskan Perjalanan dengan Gelar Juara di Tepian Narosa

Alam Cahayo Tuah Nagoghi Tuntaskan Perjalanan dengan Gelar Juara di Tepian Narosa

Riau Dilanda Kabut Asap, Helikopter Water Bombing Karhutla Berkurang jadi Empat Unit

Riau Dilanda Kabut Asap, Helikopter Water Bombing Karhutla Berkurang jadi Empat Unit

Next Post

Karyawannya Positif Corona, Kantor Imigrasi Pekanbaru Ditutup

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.