Pemprov Riau Akui Kesulitan Soal Data Banjir di Kuansing Akibat Belum BPBD Setempat Belum Terbentuk

Senin, 16 November 2020 12:31
Pemprov Riau Akui Kesulitan Soal Data Banjir di Kuansing Akibat Belum BPBD Setempat Belum Terbentuk
Ratusan rumah di Kabupaten Kuansing terendam banjir. (detikcom)

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Pemerintah Provinsi Riau mengakui sangat sulit untuk melakukan pendataan bencana banjir di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) Riau. Hal itu disebabkan belum terbentuknya Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kuansing.

Sejak awal November lalu, sejumlah wilayah di Kuansing, Riau, sudah dihadapkan dengan bencana banjir. Dalam catatan provinsi, kabupaten ini masuk dalam salah satu daerah rawan banjir di Riau, selain Kampar, Rokan Hulu, Pelalawan, Indragiri Hulu, dan beberapa daerah lain di Riau.

Advertisement

“Jujur, kami kesulitan untuk dapat informasi dan melakukan pendataan bencana banjir di Kuansing karena memang kabupaten ini, sampai sekarang belum ada BPBD-nya,” kata Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Riau Jim Gafur, saat dihubungi Bertuahpos.com, Senin, 16 November 2020 di Pekanbaru.

Desakan kepada Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, agar sesegera mungkin membentuk BPBD daerah, sudah dilakukan sejak masa Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman. Ketika itu Bupati Kuansing masih dijabat oleh Mursini.

Baca: Seminggu Jelang Lebaran, Kartu Ucapan Padati Kiriman Kantor Pos

Menurut Pemprov Riau, keberadaan BPBD Kuansing sangat dibutuhkan agar masyarakat terdampak banjir bisa segera ditindaklanjuti dalam hal penanganan dan antisipasi kebencanaan. Belum jelas alasan dari pemerintah setempat mengapa mereka enggan membentuk BPBD di daerahnya.

“Informasi terakhir yang kami terima soal rencana pembentukan BPBD di daerah itu sudah masuk ke dewan. Tapi sampai sekarang realisasinya belum ada,” tutur Jim Gafur.

Dia mengakui, hingga kini pihaknya belum dapat data apapun terkait informasi itu. Sementara, dampak langsung yang dirasakan adalah masyarakat. 

“Kami kesulitan komunikasi karena siapa yang jadi leading sektornya di sana terhadap masalah ini. Kami hanya dapat informasi saja kalau di sana ada banjir. Tapi datanya sangat tidak lengkap,” katanya.

Menurut data dari BPBD Riau, memang hanya Kabupaten Kuansing saja yang hingga kini belum punya BPBD, dari 12 kabupaten/kota lainnya di Riau.

Diberitakan Bertuahpos.com sebelumnya, Kepala BPBD Riau Edwar Sanger mengatakan pihaknya sudah bersiap untuk melakukan upaya antisipasi masalah banjir di Riau akhir tahun 2020.

Selain melakukan pemetaan wilayah berpotensi banjir di Riau, Edwar juga mengklaim bahwa persiapan peralatan penanganan juga sudah dilakukan. Kepada Bertuahpos.com, Edwar mengarahkan pertanyaan yang diajukan ke anak buahnya Jim Gafur mengenai informasi banjir di Kuansing. 

Edwar juga tidak mengantongi data tersebut, termasuk perkembangan terkini mengenai banjir di wilayah itu. “(Tanya) ke Bang Jim ya, saya lagi rapat,” kata Edwar melalui sambungan selulernya, Senin, 16 November 2020 di Pekanbaru.

(bpc2)

 

Berita Terkini

Selasa, 01 Desember 2020 20:00

Basket, Olahraga yang Tak Sengaja Terciptakan

#BASKET

Selasa, 01 Desember 2020 18:04

Berikut Ini Daftar Kepala Dinas dan Biro di Provinsi Riau yang Terpapar Covid-19

#dinas #riau #pemprov #corona

Selasa, 01 Desember 2020 16:10

Positif Covid-19, Syamsuar Punya Riwayat Hipertensi

#syamsuar #gubri #positifcorona

Selasa, 01 Desember 2020 15:21

Siapun Ada Kontak dengan Syamsuar Saat Paripurna di DPRD, Mohon Segera Swab

#gubri #syamsuar #covid #corona

Selasa, 01 Desember 2020 15:02

Mulai Sore Kemarin Syamsuar Mengeluh Tak Enak Badan

#syamsuar #gubri #positifcorona

Selasa, 01 Desember 2020 14:39

Positif Covid-19, Gubri dan Istri Dirawat di Rumah Sakit dalam Satu Ruangan

#syamsaur #positifcorona #covid #coronadiriau

Selasa, 01 Desember 2020 14:01

Negara Terkunci Negara? Tentu Saja Ada

#NEGARA

Selasa, 01 Desember 2020 13:32

Bulog Diminta Jamin Stok Bahan Pokok Saat Libur Panjang Natal dan Tahun Baru 2021

#bapok #bulog #riau #tahunbaru2021