BERTUAHPOS.COM – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memutuskan untuk memangkas anggaran kegiatan Petang Megang dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1446 H/2025 M.
Tradisi yang rutin digelar setiap tahun ini tetap akan berlangsung, tetapi dengan pelaksanaan yang lebih sederhana.
Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, menjelaskan bahwa pemangkasan anggaran dilakukan sebagai bentuk efisiensi sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Tahun 2025 yang mengharuskan pemerintah daerah melakukan penghematan anggaran.
“Petang Megang tetap dilaksanakan, hanya saja ada efisiensi dalam pelaksanaannya,” ujar Markarius, Rabu 26 Februari 2025.
Ia menyebut, anggaran untuk kegiatan ini yang biasanya mencapai Rp300 juta, kini dipangkas menjadi Rp100 juta.
“Tahun-tahun sebelumnya anggarannya sekitar Rp300 juta, tahun ini kita coba hematkan menjadi Rp100 juta. Tapi acaranya tetap ada, karena ini juga arahan dari pemerintah pusat,” katanya.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pekanbaru, Masriyah, mengatakan bahwa Petang Megang akan tetap digelar pada Jumat 28 Februari 2025 dengan konsep yang lebih sederhana.
Kegiatan akan diawali dengan tabur bunga dan ziarah kubur ke Makam Marhum Pekan yang berada di sebelah Masjid Raya Pekanbaru, Kecamatan Senapelan. Setelah itu, rombongan akan melaksanakan Salat Asar berjemaah di Masjid Raya.
Usai salat, kegiatan akan dilanjutkan dengan berjalan kaki dari Masjid Raya Pekanbaru menuju Rumah Singgah Tuan Kadi yang terletak di pinggir Sungai Siak.
Di lokasi acara, akan digelar serangkaian kegiatan seremonial, termasuk pemukulan beduk oleh Wali Kota Pekanbaru atau pejabat yang mewakili sebagai tanda dimulainya Petang Megang.
Sebagai bagian dari tradisi, acara akan diakhiri dengan ritual memandikan anak yatim secara simbolis, yang menandakan dimulainya Petang Megang di Pekanbaru.
Dengan konsep yang lebih sederhana ini, Pemko Pekanbaru berharap tradisi tetap bisa dilestarikan sambil tetap menjalankan kebijakan efisiensi anggaran.