• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, November 2, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Pecinta Burung Kicau ‘Terbelenggu’ Permen Satwa yang Baru

Tim Redaksi by Tim Redaksi
16 Agustus 2018
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Ini aksi damai. Walaupun judulnya: Menolak Permen LHK Nomor 20 Tahun 2018 tentang Satwa dan Tumbuhan dilindungi. Permen ini menjelaskan satwa dan tumbuhan di alam liar ternyata sudah berkurang 50 persen. Sehingga perlu diselamatkan segera. Ada banyak jenis baru yang dikategorikan terancam punah. Diantaranya Bangau Storm dan Sempidan Merah. Ini burung dari Riau. 

Para pecinta burung kicau di Pekanbaru khawatir Permen ini membelenggu kreatifitas dan cemas kalau mereka tidak lagi bisa mendengar kicau burung dari balik sangkar. Kelompok ini memang biasa ikut dalam setiap kontes burung kicau. Artinya dengan aturan baru tak lagi membuat mereka bisa memelihara burung kicau dalam sangkar. “Permen ini merugikan kami sebagai pecinta burung,” kata Joko, seorang penggemar burung kicau, kepada bertuahpos.com. 

Aksi demonstrasi yang dilakukan di depan Kantor Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Riau, Jalan HR. Subrantas pada Selasa, 14 Agustus lalu diikuti sekitar puluhan pada penggemar burung kicau. Mereka menggotong spanduk dan karton berisi nada protes ke pemerintah atas dikeluarkannya Permen tersebut. Kata Joko, semua rekan-rekannya yang ikut dalam aksi ini, adalah mereka yang risih dengan peraturan tersebut. Sebab beberapa jenis burung kicau milik mereka masuk dalam kategori satwa dilindungi dalam Permen 20 Tahun 2018 itu. 

Massa aksi berusaha meyakinkan kalau kelompok mereka maupun peternak burung lainnya terbukti telah menyelamatkan jenis burung kicau dari ancaman kepunahan. Klaim pelestarian mereka teriakkan. “Bukan melangkakan burung. Jadi buat apa ada permen ini,” kata Joko. Keinginan mereka jelas, Permen ini ditarik saja. Apalagi ada banyak perlombaan burung kicau yang nanti akan mereka ikuti bahkan hingga ke tingkat nasional. 

“Diantaranya kontes burung kicau Presiden Cup. Ini bagaimana. Apakah Pak Jokowi sendiri tidak tahu adanya Permen ini,” sambungnya. 

Pihak BKSDA Riau belum bisa berbuat banyak terhadap hasil tuntutan massa. “Sikap BBKSDA Riau menyambut para pecinta burung tersebut menerima dengan baik dan berdiskusi santai dengan mereka,” ujar Kepala Bagian Tata Usaha BBKSDA Riau, Hartono Sukowati, kepada bertuahpos.com. Hartono berkata, untuk saat ini BBKSDA Riau hanya bisa menerima aspirasi massa pendemo untuk segera dilaporkan ke Kementerian LHK.

Rencananya dalam waktu singkat, BBKSDA Riau akan melakukan pendataan terhadap burung kicau dilindungi yang dimiliki penggemar dan peternak yang ada di Provinsi Riau. Langkah ini juga sejalan dengan peraturan yang tertuang dalam Permen tersebut. Dia berjanji akan melibatkan kelompok pecinta burung kicau sebagai mitra. 

Terkait masih adanya perlombaan burung kicau, Hartono menambahkan BBKSDA Riau untuk sementara masih bisa memberikan izin surat jalan saja. Terutama bagi mereka yang akan ikut kontes burung kicau di luar kota. “Untuk sementara kami masih bisa mengeluarkan surat angkutnya,” kata Hartono. Adapun burung kicau yang kini masuk dalam daftar dilindungi diantaranya, cucak ijo (Chloropsis sonnerati), murai batu (Copsychus malabaricus), pleci (Zosterops) dan jalak suren (Sturnus contra). (bpc3)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Perbedaan BPNT dan BLT Kesra, Besaran dan Cara Mengeceknya
Ekonomi

Perbedaan BPNT dan BLT Kesra, Besaran dan Cara Mengeceknya

...

Read moreDetails
5 Wisata Kuliner Malam di Pekanbaru, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Tahun 1978

5 Wisata Kuliner Malam di Pekanbaru, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Tahun 1978

Ini 3 Pilihan Merek Susu Oat Terbaik yang Lezat dan Kaya Nutrisi

Ini 3 Pilihan Merek Susu Oat Terbaik yang Lezat dan Kaya Nutrisi

Daftar 3 Smartwatch Huawei Terbaru 2026 Lengkap dengan Spesifikasi dan Harganya

Daftar 3 Smartwatch Huawei Terbaru 2026 Lengkap dengan Spesifikasi dan Harganya

4 Pilihan Cushion Lokal untuk Kulit Berminyak, Tetap Flawless dan Tahan Lama

4 Pilihan Cushion Lokal untuk Kulit Berminyak, Tetap Flawless dan Tahan Lama

Rekomendasi 4 Sepatu Gym Pria Terbaik Lengkap Harganya

Rekomendasi 4 Sepatu Gym Pria Terbaik Lengkap Harganya

Next Post

Sehari Jelang HUT RI, Riau Dikepung 121 Hotspot

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.