• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Survei Membuktikan, Mayoritas Masyarakat Tak Puas dengan Jokowi Tangani COVID-19

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
26 Mei 2020
Realisasi APBD

Presiden RI Joko Widodo

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Mayoritas responden menyatakan tidak pusat dengan cara kerja pemerintahan Joko Widodo dalam penanganan COVID-19. Ini terlihat dari survei persepsi publik yang dilakukan Radio Republik Indonesia (RRI) dan Indo Barometer pada 12-18 Mei 2020.

Hasil survei itu memaparka masyarakat yang tidak puas terhadap penanganan virus corona oleh Presiden Jokowi sebesar 53,8%. Dengan pembagiannya, 48,5% menyatakan tidak puas dan 5,4% menyatakan tidak puas sama sekali.

Masyarakat menilai kebijakan yang dikeluarkan pemerintah tidak konsisten dengan 17,3% responden demikian. Alasan lain, pemerintah lambat mendistribusikan bantuan sosial (10,7%), data penerima bantuan tidak akurat (10,1%), penanganan secara umum lambat (10,1%), sebagaimana dikutip dari Merdeka.com.

Sedangkan kebijakan presiden dan bawahannya selalu berbeda (8,9%), aturan banyak dilanggar (6,5%), pasien terinfeksi semakin banyak (6%), pemerintah tidak tegas terhadap TKA (5,4%), penerapan PSBB tidak serius (5,4%).

Pemerintah kurang perhatian terhadap rumah sakit rujukan COVID-19 (4,8%), kebijakan pemerintah simpang siur dan meresahkan masyarakat (4,8%), bantuan pemerintah tidak sesuai dengan pelaksanaan di lapangan (3%). Ekonomi Indonesia terpuruk (3%), banyak konflik tentang bantuan sosial (2,4%), penanganan lebih cepat di daerah (1,8%).

(bpc3)

Tags: CoronaCovid-19
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Covid-19 Varian XEC Terdeteksi di Jerman, Penyebarannya Jauh Lebih Cepat
Internasional

Covid-19 Varian XEC Terdeteksi di Jerman, Penyebarannya Jauh Lebih Cepat

...

Read moreDetails
vaksin corona, dokter di rusia positif corona

1 Januari 2024, Vaksinasi Covid-19 Wajib Bayar

kasus covid-19 naik lagi

Heboh Kasus Covid-19 Naik Lagi Bikin Warga di Pekanbaru Skeptis, Dokter Paru: tak ada yang Perlu Dikhawatirkan

kasus covid-19 riau meningkat

Tak Ada Lonjakan Kasus Covid-19 di Riau, Masyarakat Diimbau Tetap Waspada

varian baru deltacron, subvarian omicron

Di Inggris Sudah Menyebar Luas, Berikut Ini Gejala Baru Covid-19 Eris

Varian Baru Covid-19 Arcturus

Soal Penyebaran Varian Baru Covid-19 Arcturus, Kadiskes Riau: Kita Belum Dapat Arahan Kemenkes RI

Next Post

Warga di Negara Ini Percaya Dukun Bisa Tangani COVID-19

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.