• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 7, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Ayah Korban Bentrok FPI Tantang Polisi Lakukan ‘Sumpah Kutukan’

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
11 Desember 2020
front pembela islam

Front Pembela Islam. (Ilustrasi/Net)

108
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Salah seorang ayah dari salah satu laskar FPI yang meninggal akibat ditembak mati dalam insiden bentrok di Tol Cikampek, menantang polisi untuk melakukan sumpah laknat atau kutukan [muhabalah].

“Saya juga sangat tidak terima bila putra saya dan keenam para mujahid ini dikatakan membawa senjata padahal kami tahu persis siapa dan kami tahu dia aktif dimana,” kata Suhada, ayah korban laskar bernama Faiz Ahmad Syukur, seperti dikutip dari suara.com.

Dia dan pihak keluarga lainnya sangat terkejut saat menonton televisi, di mana informasi menyebut para laskar yang tewas membawa senjata tajam bahkan senjata api. 

Ia pun lantas mengajak polisi berdiskusi dengan keluarga melalui syariat islam yakni muhabalah atau sumpah laknat atau kutukan.

“Kalian datangkan keluarga kalian, saya datangkan keluarga saya, mari bermubahalah (sumpah laknat) benar kah anak saya membawa senjata atau tidak, nanti siapa yang dilaknat oleh Allah SWT,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

Lebih lanjut, Suhada dan para keluarga laskar mengaku merasa janggal jika polisi menyebut putra-putranya membawa sajam dan senpi untuk menyerang polisi.

“Jadi itu salah satu kami berusaha meyakinkan putra putra kami tidak membawa senjata, senjatanya dari mana,” tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, Jenazah 6 laskar FPI yang tewas ditembak mati dalam bentrokan dengan aparat di Tol Jakarta-Cikampek KM 50 dipastikan dipulangkan dari RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur. (bpc2)

Tags: bentrok cikampeklaskar fpipolisi
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

anggota polisi selingkuhi istri tni
Berita

Anggota Polisi yang Selingkuhi Istri TNI Dicopot tak Hormat dan Digelar Upacara untuk Pencopotannya Hari Ini

...

Read moreDetails

Kapolri Keluarkan Telegram, Polisi tidak Lagi Bisa Tilang Manual

kasus brigadir j

Komnas HAM Silahkan Bentuk Tim Sendiri untuk Usus Kasus Penembakan Brigadir J

penusukan rompi polisi

Seorang Ibu Tergeletak Bersimbah Darah Ditusuk OTK Rompi ‘Polisi’

korupsi dana Covid-19

Kerugian Negara Rp61 Miliar, Dana Penanganan Covid-19 Dikorupsi, Pelaku Terancam Hukuman Mati

pembunuhan bos oleh karyawan di nganjuk jawa timur

Fakta Baru Karyawan Bunuh Bos di Nganjuk, Polisi Sebut Ada Dugaan Asmara Sesama Jenis

Next Post

Dugaan Money Politic di Inhu, Ketua Bawaslu Riau: Masih Dalam Proses

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.