Walikota Banjarbaru Meninggal Dunia, UAS Sampaikan Belasungkawa

Senin, 10 Agustus 2020 11:48
Walikota Banjarbaru Meninggal Dunia, UAS Sampaikan Belasungkawa
UAS dan Nadjmi Andhani. (Foto: @ustadzabdulsomad_official)

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Ustaz Abdul Somad (UAS) menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Walikota Banjarbaru, Nadjmi Andhani.

Ucapan belasungkawa ini dimasukkan UAS dalam akun instagramnya @ustadzabdulsomad_official. UAS mengunggah foto dirinya dan Nadjmi Andhani. UAS juga mendoakan agar Nadjmi Andhani husnul khotimah.

Advertisement

“Kami memohonkan permintaan doa untul beliau semoga khusnul khotimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” tulis UAS.

Sebelumnya, Walikota Banjarbaru Nadjmi Andhani meninggal dunia, setelah sebelumnya, kondisinya dinyatakan kritis karena kekurangan oksigen. Sebelunya dia harus dilarikan ke rumah sakit karena terkonfirmasi positif corona (COVID-19).

Baca: Menyoal Hukum Merokok

Nadjmi Adhani telah berpulang atau meninggal dunia, Senin 10 Agustus 2020 dinihari. Dia dirawat di RS Ulin Banjarnasin pada pekan lalu, setelag sebelumnya dikonfirmasi postif corona saat dirawat di RSD Idaman Banjarbaru.

Saat menjalani perawatan di RS Ulin, dikabarkan kondisinya sempat membaik. Namun subuh dinihari tepatnya pukul 02.30 WIT, orang nomor 1 di Banjarbaru itu dinyatakan meninggal dunia.

Kabar duka ini kemudian disebarluaskan melalui WhatsApp Kasi TU RSD Idaman Banjarbaru Firmansyah membenarkan perihal tersebut. “Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun, Walikota meninggal dunia pukul 02.30 tadi subuh di RS Ulin Banjarmasin. Ini ulun masih di rumah sakit,” tulis Firman dalam satu pesan whatsapp.

Hal senada juga dikemukakan Wakil Walikota Banjarbaru, Darmawan Jaya Setiawan ketika dikonfirmasi dinihari ini pukul 04.00. “Iya benar beliau wafat, mohon doanya,” ungkap Darmawan Jaya singkat, seperti dilansir dari media lokal Koran Banjar.

Sebelumnya, Nadjmi Adhani sempat dikabarkan kritis pada sore harinya dikarenakan kadar oksigen yang menurun. Perlu diketahui juga, Nadjmi dinyatakan positif Covid 19 pada bulan Juli lalu yang mengharuskan di rawat di RSD Idaman Banjarbaru dan kemudian dirujuk kembali ke RS Ulin Banjarmasin. (bpc4)