WHO: Coronavirus Pandemi Sekali Dalam 100 Tahun

Minggu, 02 Agustus 2020 18:19
WHO: Coronavirus Pandemi Sekali Dalam 100 Tahun
Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus. (Foto: net)

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan pandemi coronavirus penyeban COVID-19 ini terjadi sekali dalam 100 tahun.

Namun, efek dari pandemi coronavirus akan terasa hingga 10 tahun kedepan.

Advertisement

“Pandemi ini krisis kesehatan yang terjadi sekali dalam 100 tahun. Tapi, efeknya akan dirasakan 10 tahun kedepan,” kata Tedros, dikutip dari Aljazeera, Minggu 2 Agustus 2020.

Sejauh ini, sejak kemunculannya di Wuhan, Cina, akhir tahun 2019 lalu, coronavirus ini telah membunuh lebih dari 670,000 orang di seluruh dunia.

Baca: Salju Oranye Selimuti Eropa Timur, Sebenarnya Ini Fenomena Apa?

Kemudian, kasus positif di seluruh dunia lebih dari 17 juta orang.

Sisi ekonomi sangat terpukul oleh adanya pandemi ini. Apalagai, adanya pembatasan sosial dan bahkan lockdown yang membuat situasi kian sulit.

Amerika Serikat, Brazil, Meksiko, dan United Kingdom menjadi negara terdampak paling parah.

Sementara itu, lebih dari 150 perusahaan farmasi dari seluruh dunia tengah mencoba membuat vaksin coronavirus. Walaupun, WHO memperkirakan, paling cepat vaksin ini baru bisa digunakan pada tahun 2021. (bpc4)