Harun Yahya Dipenjara 1075 Tahun dalam Kasus Skandal Seks

Selasa, 12 Januari 2021 09:26
Harun Yahya Dipenjara 1075 Tahun dalam Kasus Skandal Seks
Penceramah Turki, Adnan Oktar alias Harun Yahya (tengah) ketika ditangkap oleh anggota kepolisian setempat. (AFP/DOGAN NEWS AGENCY)

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Adnan Oktar atau dikenal juga dengan nama Harun Yahya divonis 1.075 tahun penjara dari hakim pengadilan Turki. Vonis itu dibacakan pada Senin, 11 Januari 2021.

Amar putusan hakim menyatakan vonis 1.075 tahun penjara diberikan karena ia terbukti melakukan kekerasan dan pelecehan seksual terhadap orang di bawah umur. 

Advertisement

Dia juga terbukti melakukan penipuan dan mencoba memata-matai pemerintah dalam hal politik dan militer.

Kepolisian Turki menangkap Oktar pada Juni 2018 atas dugaan kejahatan keuangan yang dilakukan olehnya dan organisasi yang dibentuknya.

Baca: Seorang Pria Bugil Berjalan Dalam Tidur di Tengah Kota

Sosok Oktar pertama kali mencuri perhatian media pada 1990-an ketika menjadi pemimpin sekte yang terjebak dalam berbagai skandal seks. 

Akibatnya, pria berusia 64 tahun itu harus menghadapi tuntutan pidana serupa karena mendirikan organisasi kriminal.

Berbagai media Turki menggambarkan Oktar sebagai ‘pemimpin sekte paling terkenal di Turki’.

Pria kelahiran 2 Februari 1956 itu merupakan seorang kreasionis dan menghasilkan banyak buku berisi teori konspirasi tentang kreasionisme dan freemasonry.

Dalam menulis buku-bukunya, Oktar menggunakan nama pena Harun Yahya, yang diambil dari gabungan dua nama nabi, yakni Nabi Harun dan Nabi Yahya.

International Policy Digest melaporkan, pria kelahiran Ankara, Turki itu pada 2006 sempat menulis buku berjudul: The Atlas of Creation (Atlas Penciptaan) untuk menyangkal teori evolusi Darwin yang merupakan akar dari terorisme global. 

Menurutnya, evolusi adalah ajaran jahat yang terkait langsung dengan materialisme, Nazisme, komunisme, dan Buddha. (bpc2)

Berita Terkini

Kamis, 28 Januari 2021 17:34

Riau Catat 682 Orang Meninggal Akibat Corona, Kasus Didominasi Komorbid

#Covid-19 #Kesehatan #KasusKematian

Kamis, 28 Januari 2021 16:34

DPRD Riau Telusuri Kelayakan Penunjukan Direksi di 2 BUMD, Minta Pengumuman Ditunda

#BUMD #DireksiBUMD #DRPDRiau

Kamis, 28 Januari 2021 16:32

Gerindra Luruskan Postingan Sandiaga Uno Soal Lari Pagi

#SandiagaUno #PandaNababan #LariPagi

Kamis, 28 Januari 2021 15:30

Target Pendapatan Negara Bukan Pajak dari Batubara Riau Menurun Drastis

#Batubara #Riau #PNBP

Kamis, 28 Januari 2021 15:08

Mayat Terbakar di Pekanbaru, Ini Kata Teman Sekelas Korban Waktu Kuliah di UIN Suska Riau

#Peristiwa #hukum #MayatTerbakar

Kamis, 28 Januari 2021 12:00

Putra Nababan Kritik Postingan Sandiaga Uno Soal Ajakan Lari Pagi

#KabarViral #SandiagaUno #PutraNababan