• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Selasa, Oktober 6, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Harun Yahya Dipenjara 1075 Tahun dalam Kasus Skandal Seks

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
12 Januari 2021
harun yahya

Penceramah Turki, Adnan Oktar alias Harun Yahya (tengah) ketika ditangkap oleh anggota kepolisian setempat. (AFP/DOGAN NEWS AGENCY)

115
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Adnan Oktar atau dikenal juga dengan nama Harun Yahya divonis 1.075 tahun penjara dari hakim pengadilan Turki. Vonis itu dibacakan pada Senin, 11 Januari 2021.

Amar putusan hakim menyatakan vonis 1.075 tahun penjara diberikan karena ia terbukti melakukan kekerasan dan pelecehan seksual terhadap orang di bawah umur. 

Dia juga terbukti melakukan penipuan dan mencoba memata-matai pemerintah dalam hal politik dan militer.

Kepolisian Turki menangkap Oktar pada Juni 2018 atas dugaan kejahatan keuangan yang dilakukan olehnya dan organisasi yang dibentuknya.

Sosok Oktar pertama kali mencuri perhatian media pada 1990-an ketika menjadi pemimpin sekte yang terjebak dalam berbagai skandal seks. 

Akibatnya, pria berusia 64 tahun itu harus menghadapi tuntutan pidana serupa karena mendirikan organisasi kriminal.

Berbagai media Turki menggambarkan Oktar sebagai ‘pemimpin sekte paling terkenal di Turki’.

Pria kelahiran 2 Februari 1956 itu merupakan seorang kreasionis dan menghasilkan banyak buku berisi teori konspirasi tentang kreasionisme dan freemasonry.

Dalam menulis buku-bukunya, Oktar menggunakan nama pena Harun Yahya, yang diambil dari gabungan dua nama nabi, yakni Nabi Harun dan Nabi Yahya.

International Policy Digest melaporkan, pria kelahiran Ankara, Turki itu pada 2006 sempat menulis buku berjudul: The Atlas of Creation (Atlas Penciptaan) untuk menyangkal teori evolusi Darwin yang merupakan akar dari terorisme global. 

Menurutnya, evolusi adalah ajaran jahat yang terkait langsung dengan materialisme, Nazisme, komunisme, dan Buddha. (bpc2)

Tags: harun yahyaharun yahya di penjaraharun yahya terlibat skandal sekskarya harun yahyaprofil harun yahyasiapa harun yahya
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

No Content Available
Next Post
Menkes Budi Gunadi sadikin

Menkes Budi Gunadi Akui Beberapa Provinsi Belum Siap Terima Vaksin 100%

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.