Bantuan (Owner Garuda Cyber Indonesia) Pernah Kehilangan Rp 43 Juta

Sabtu, 22 Februari 2014 15:09
Bantuan (Owner Garuda Cyber Indonesia) Pernah Kehilangan Rp 43 Juta
BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Dalam merintis usaha Garuda Cyber Indonesia (GCI), Bantuan mengaku ada beberapa kendala yang dialami. Salah satunya harus kelimpungan untuk meyakinkan orang-orang akan kualitas hasil karyanya.Â
Â
“Kebanyakan mereka lebih percaya lulusan dari luar pulau untuk dijadikan pekerja teknis maupun pembuat program di bidang IT. Padahal Riau juga punya kemampuan serupa, ” ujar Alumni Teknik Informatika UIN Suska ini, Sabtu (22/02/2014).
Â
Untuk mengobati kegundahannya, pria berperawakan kurus tinggi ini lantas membuka CV Garuda Cyber Indonesia bersama dengan teman-temannya. Dengan berdirinya usaha ini, ia ingin menunjukkan bahwa anak muda Riau tak bisa diremehkan.
Â
Setelah GCI lahir, Bantuan bersama rekannya mulai rajin ikuti pameran serta mempresentasikan CVnya ke instansi pemerintahan maupun perusahaan. Beberapa project dengan nominal tak begitu besar mulai ditangani timnya.
Â
Ternyata dunia bisnis terkadang kejam. Ia mengaku pernah kehilangan project senilai Rp 43juta. Saat itu ia dipercaya membuat suatu aplikasi di satu instansi. Lalu seorang kenalan di instasi tersebut mengenalkan seorang yang memiliki usaha jasa yang sama dan berunding untuk menangani proyek berdua.Â
Â
Tanpa ada rasa curiga dan karena ada hubungan baik, Bantuan menerima ajakan itu “Tapi ternyata saya salah. Dalam surat kerjasama nama GCI tidak dimasukkan. Yah kami tidak dapat apa-apa,” paparnya.
Â
Ia tidak berputus asa. Pria kelahihan April 1988, memantapkan niat di awal. Menjadikan GCI wadah lulusan TI di beberapa perguruan tinggi yang ada Riau mengembangkan potensi diri. “Dan tentu saja untuk mendapatkan projek dengan angka yang layak. Karena kita miris melihat mereka yang lulus susah cari kerja, akhirnya memilih profesi yang tak sesuai jurusan,” sebutnya.
Â
Baginya bila tidak percaya diri dengan potensi yang dimiliki, itu akan membuat orang lain meremehkan. “Harus percaya diri, bahwa kita yang dari Riau juga bisa bersaing,” ujarnya.
Â
Saat ini GCI beralamat di.Jalan Cempedak No 61 A, Pekanbaru dan menangani bidang jasa pembuatan website, Aplikasi, pelatihan komputer, sistem informasi, SEO, serta aplikasi optik. Ia optimis usahanya akan terus maju.
Â
Seperti tim Garuda Indonesia U19 yang menjadi inspirasi dalam memilih nama usaha (riki)