Waspada! Komplotan Penjualan Bayi

Jumat, 21 Agustus 2020 09:31
Waspada! Komplotan Penjualan Bayi

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Polda Kalimantan Barat (Kalbar) baru saja mengungkap kasus penjualan bayi yang dilakukan oleh komplotan. Warga diminta waspada dan bersikap mawas diri terhadap segala bentuk hal mencurigakan.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalbar, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, Jumat, 21 Agustus 2020, menjelaskan komplotan ini beraksi di sebuah klinik bersalin di Kabupaten Kubu Raya.

Advertisement

“Dalam kasus itu lima pelaku dan uang tunai sebesar Rp30 juta yang diduga dipergunakan untuk transaksi diamankan petugas,” katanya, seperti dikutip dari republika.co.id.

Dia mengatakan, anak yang diperjual belikan adalah bayi. Bahkan di saat ibu masih terbaring lemas di ruang bersalin.

Baca: Setelah 4 Tersangka Ditahan, Kejati Periksa Kadis PU Kampar

Kasus ini terungkap setelah adanya informasi dari masyarakat bahwa diduga pada sebuah klinik bersalin di Kubu Raya, dilakukan transaksi penjualan anak atau bayi.

Petugas kepolisian menindaklanjutinya dengan mendatangi lokasi untuk serangkaian penyelidikan. Tim mendapati beberapa orang yang diduga adalah pelaku saat akan melakukan transaksi.

“Di lokasi klinik bersalin tersebut, petugas mendapati seorang perempuan berinsial E dan TA, yakni E yang akan membeli bayi tersebut dan TA yang membantu untuk mengambil bayi,” ujarnya.

Dari tangan kedua pelaku tersebut, petugas mendapatkan uang tunai sebesar Rp30 juta yang diakui milik pelaku E yang akan diserahkan kepada ibu bayi tersebut.

“Sementara ibu bayi, berinsial J masih terbaring di kamar bersalin, sementara bayi sudah dipegang oleh seorang pengasuh yang sudah berada di dalam grabcar,” ucapnya.

Dari lokasi klinik bersalin dan interogasi awal kepada para pelaku, tim melakukan pengembangan dan didapatkan satu nama yang menjadi perantara untuk melakukan jual beli bayi tersebut. (bpc2)

Berita Terkini

Selasa, 26 Januari 2021 18:35

Dirut BPJS Ketenagakerjaan Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi Dana Investasi

#BPJSKetenagakerjaan #Investasi #Kejagung

Selasa, 26 Januari 2021 18:08

GPMP Peduli Keadilan Desak Kejati Usut Dugaan Korupsi Gubernur Syamsuar

#KejatiRiau #Demonstrasi #DugaanKorupsi

Selasa, 26 Januari 2021 17:34

Kemenkes Tegaskan Vaksin Covid-19 Bukan untuk Bisnis

#VaksinCovid #VaksinCorona

Selasa, 26 Januari 2021 17:30

DPRD Provinsi Riau Wacaranakan Revisi Perda RTRW Tahun Ini

#PerdaRTRW #RTRWRiau #regional

Selasa, 26 Januari 2021 16:21

Istilah Baru Draf RUU: Pemilu Nasional dan Pemilu Daerah

#PEMILU

Selasa, 26 Januari 2021 16:15

Pengelola PLTA Koto Panjang Pastikan Ketinggian Air Masih Normal Meski Curah Hujan Tinggi

#PLTAKotoPanjang #CurahHujan #Banjir

Selasa, 26 Januari 2021 15:32

Krisis Akibat Covid-19 Menjadi yang Terburuk dalam 1 Abad

#KrisisEkonomi #PBB #pandemi

Selasa, 26 Januari 2021 14:30

Belum Ada Laporan Keluhan dari Peserta Vaksinasi di Riau

#VaksinCorona #EfekSamping #Kesehatan

Selasa, 26 Januari 2021 14:04

Mempersiapkan Generasi Emas Riau

#OPINI