Pulang Dugem Mabuk Berat, Seorang Mahasiswi Diduga ‘Digilir’

Rabu, 23 September 2020 17:39
Pulang Dugem Mabuk Berat, Seorang Mahasiswi Diduga ‘Digilir’

BERTUAHPOS.COM Seorang mahasiswi di Makassar diperkosa dan diduga akan digilir oleh beberapa pria secara bergilir setelah masuk berat usai dugem di tempat hiburan malam.

Kepala Seksi Humas Polsek Panakkukang Bripka Abdul Halim mengatakan korban pemerkosaan itu berinial EAN (23). Antara pelaku dan korban tidak saling mengenal satu sama lain.

Advertisement

“Mereka baru kenal saat ditempat hiburan,” ujarnya, seperti dikutip dari vivanews.com, Rabu, 23 September 2020. 

Korban EAN, sebelumnya memang kenal dengan salah seorang perempuan dari rombongan pelaku pemerkosaan, berinisa SW (21). EAN Kemudian gabung dengan rombongan ini untuk minum-minuman alkohol dalam satu meja.

Baca: Nekat, Siswa SMP Ini Edarkan Ganja Via Online di Facebook

Sedangkan korban, datang ke tempat hiburan malam diantar oleh pacarnya naik motor. Namun, pacar EAN tidak ikut acara mabuk-mabukan di tempat tersebut, hingga EAN terlihat mabuk berat.

“Korban sudah sempoyongan mau pulang naik motor, ditawari tidak usah naik motor tapi naik mobil saja. Tahu-tahunya sudah sampai di hotel,” ujarnya.

Saat ini, kata dia, penyidik menetapkan tiga orang tersangka yakni Andi Fahmi (20), M Fahruddin alias Peto (26) dan M Nur Alamsyah (20). Sementara, empat orang lainnya sebagai saksi yakni UFH (21), MIS (23), IB (25) dan SW (21).

“Mereka dijerat Pasal 286 KUHP karena korban dalam keadaan tidak berdaya atau tidak sadarkan diri,” ujarnya.

Sebelumnya, berdasarkan pengakuan dari pelapor, awalnya dia bersama teman-temannya mengunjungi salah satu tempat hiburan malam di Kota Makassar. Mereka berpesta dengan minum minuman beralkohol, hingga EAN mabuk.

Saat mabuk, EAN kemudian ditawarkan oleh temannya untuk diantar pulang. Akan tetapi, salah satu teman perempuan EAN, meminta dan memaksanya untuk bersama-sama menginap di hotel. 

EAN saat itu tidak mampu menolak. Mengingat kondisinya, EAN juga sedang mabuk berat dan pusing.

“Setibanya di kamar hotel, EAN mengaku langsung tidur karena pusing dan sakit kepala. Tapi, masih sempat mendengarkan jika ada berkata “Sayamo dulu”. Sehingga, EAN terbangun dan kaget melihat sudah ada pria yang menyetubuhinya,” ucapnya.

Seketika itu, EAN langsung memberontak dan pria yang menyetubuhinya itu pun saat itu langsung berusaha kabur mengenakan pakaiannya. Kemudian, EAN yang sudah tanpa busana juga mencari pakaiannya yang kebetulan kondisi kamar gelap.

“Saat itu, kondisi kamar gelap. Tapi, EAN masih sempat melihat, jika terdapat tiga pria di depan kamar. Seakan mereka akan bergantian masuk. Tapi, karena sadar dan mereka pun kabur,”  katanya. (bpc2)