• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 7, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Rupiah Semakin Tertekan Imbas Konflik Timur Tengah, Keputusan Tutup Selat Hormuz Hantui Pasar

Rupiah melemah ke Rp16.913 per dolar AS dipicu konflik Timur Tengah dan ancaman penutupan Selat Hormuz yang memicu lonjakan harga energi.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
6 Maret 2026
Rupiah Semakin Tertekan Imbas Konflik Timur Tengah, Keputusan Tutup Selat Hormuz Hantui Pasar

Mata uang rupiah.

155
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS — Nilai tukar mata uang rupiah kembali berada di zona merah pada awal perdagangan Jumat, 6 Maret 2026. Ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang semakin memanas membuat pelaku pasar global meningkatkan kewaspadaan, sehingga mendorong penguatan dolar Amerika Serikat dan menekan mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Berdasarkan data Bloomberg, pukul 09.11 WIB di pasar spot exchange, rupiah tercatat melemah 8 poin atau sekitar 0,05 persen ke posisi Rp16.913 per dolar AS. Pelemahan ini melanjutkan tren negatif pada perdagangan sebelumnya, setelah rupiah ditutup turun 11 poin di level Rp16.903 per dolar AS pada Kamis, 5 Maret 2026.

Pada saat yang sama, indeks dolar AS menunjukkan penguatan. Indeks dolar tercatat naik 0,34 persen dan berada di level 98,97. Kenaikan ini mencerminkan meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven di tengah ketidakpastian global.

Tekanan terhadap rupiah terutama dipicu oleh memanasnya konflik di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Situasi semakin tegang setelah Iran meluncurkan gelombang serangan rudal ke wilayah Israel pada Kamis pagi, yang memaksa jutaan warga mencari perlindungan di tempat-tempat aman.

Sejumlah analis pasar menilai konflik yang telah memasuki hari keenam tersebut menimbulkan kekhawatiran baru di pasar keuangan global. Ketegangan geopolitik tidak hanya memicu volatilitas pasar, tetapi juga berpotensi mengganggu rantai pasok energi dunia.

Dikutip dari Investor.id, pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi mengatakan sentimen konflik Timur Tengah menjadi salah satu faktor utama yang menekan pergerakan rupiah dalam beberapa hari terakhir. Menurut dia, pelaku pasar cenderung mengalihkan asetnya ke dolar AS ketika risiko global meningkat.

“Perang antara AS-Israel melawan Iran membuat pasar keuangan global menjadi sangat sensitif. Investor lebih memilih menempatkan dananya pada aset yang dianggap aman seperti dolar AS,” ujar Ibrahim.

Pelemahan rupiah juga dipengaruhi oleh kekhawatiran pasar terhadap kemungkinan penutupan Selat Hormuz. Jalur pelayaran strategis tersebut merupakan salah satu rute utama distribusi minyak mentah dunia.

“Jika Selat Hormuz sampai ditutup, maka distribusi minyak mentah global bisa terganggu. Kondisi itu berpotensi mendorong lonjakan harga energi dan memperburuk sentimen di pasar keuangan,” jelasnya.

Kondisi tersebut membuat mata uang negara berkembang, termasuk rupiah, menjadi lebih rentan terhadap tekanan eksternal. Investor global biasanya mengurangi eksposur terhadap aset berisiko ketika ketegangan geopolitik meningkat.***

Tags: kursMata Uangnilai tukar
Share4Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Kurs Rupiah Hari Ini Tertekan, Simak Penjelasannya
Ekonomi

Kurs Rupiah Hari Ini Tertekan, Simak Penjelasannya

...

Read moreDetails
Kurs Rupiah Melemah ke Rp18.029, Yen Bertahan Pasca Intervensi

Kurs Rupiah Melemah ke Rp18.029, Yen Bertahan Pasca Intervensi

Rupiah Tertekan Harga Minyak dan Ketidakpastian The Fed

Rupiah Tertekan Harga Minyak dan Ketidakpastian The Fed

Nilai Tukar Rupiah Menguat 54 Poin, Tapi Dolar AS Masih Strong

Nilai Tukar Rupiah Bangkit 188 Poin, Akhiri Pekan di Rp17.921

Nilai Tukar Rupiah Melemah Lagi ke Rp17.944 per Dolar AS

Nilai Tukar Rupiah Menguat Tipis, Dolar AS Lesu Pasca Data Inflasi

Kurs Hari Ini, Rupiah Melemah ke Rp16.223 per Dolar AS, Berikut Penjelasannya

Rupiah Dibuka Rp18.071, Sentimen Geopolitik Masih Membayangi

Next Post
Data tersebut terpantau pada Rabu malam, 15 Juli 2026, hingga pukul 23.00 WIB.

Prediksi BMKG: Ancaman Karhutla 2026 Akan Lebih Berat

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.