• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Rupiah Rabu Pagi Melemah Menjadi Rp11.789

Tim Redaksi by Tim Redaksi
16 Juli 2014
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, JAKARTA – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu pagi melemah sebesar 53 poin menjadi Rp11.789 dibandingkan sebelumnya di posisi Rp11.736 per dolar AS.

“Dolar AS kembali bergerak menguat terhadap mayoritas mata uang negara berkembang di Asia, termasuk rupiah setelah ketua Federal Reserve Janet Yellen menyampaikan bahwa suku bunga dapat dinaikan lebih cepat,” kata Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Rabu.

Ariston Tjendra mengemukakan bahwa data ekonomi Amerika Serikat cenderung terus membaik dan menunjukkan bahwa sikap the Fed menaikkan suku bunga lebih cepat dari perkiraan bisa terjadi.

“The Fed membuka kemungkinan kenaikan suku bunga di tahun 2015 mendatang,” katanya.

Di sisi lain, ia menambahkan bahwa program pengurangan stimulus keuangan AS yang kemungkinan akan berakhir pada Bulan Oktober 2014 menambah sentimen negatif bagi mata uang rupiah.

Pengamat pasar uang Bank Himpunan Saudara Rully Nova menambahkan bahwa minimnya sentimen positif di pasar uang dalam negeri kembali menekan mata uang rupiah terhadap dolar AS.

Menurut Rully Nova, beberapa sentimen yang menahan penguatan rupiah yakni pelaku pasar uang yang masih menanti terhadap hasil pemilihan umum presiden (pilpres) 22 Juli mendatang.

“Yang dikhawatirkan pelaku pasar uang dari faktor politik yakni isu keamanan pasca 22 Juli nanti, sentimen itu yang membuat nilai tukar rupiah cenderung melemah,” katanya.(Investordaily)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia
Travelling

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

...

Read moreDetails
5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Jumlah Investor Pasar Modal Riau Justru Melonjak di saat IHSG Anjlok, Apa yang Terjadi?

Jumlah Investor Pasar Modal Riau Justru Melonjak di saat IHSG Anjlok, Apa yang Terjadi?

Next Post

Nur Abu Issa, Syahidah Termuda di Gaza

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.