Mantap, Peredaran Uang Palsu di Riau Berkurang

Kamis, 21 Agustus 2014 13:37

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU- Kantor Bank Indonesia Perwakilan Riau merilis data peningkatan jumlah uang kartal yang beredar. Namun kondisi ini dibarengi peredaran uang palsu yang juga alami peningkatan.

Kepala BI Riau, Mahdi Muhammad yang dikonfirmasi bertuahpos.com mengatakan bahwa terjadi penurunan nilai uang yang beredar di Riau dari tahun 2013 lalu. “Selama Juni tahun 2014, data terakhir kita uang yang tidak asli yang beredar di masyarakat sudah jauh menurun dari tahun sebelumnya,” ujarnya, Kamis (21/08/2014).

Menurut catatan BI, sepanjang tahun 2013 pihaknya mencatat beredar uang palsu senilai Rp 70,28 juta dengan banyaknya uang yakni 1.168 lembar. Sedangkan sebelumnya di tahun 2012 uang palsu yang beredar hanya sebesar Rp 26,5 juta dengan banyaknya uang yakni 353 kembar.

Data terakhir, uang tidak asli di masyarakat jauh menurun, cuma 134 lembar. Ia berharap trend positif ini untuk terus bisa dijaga.
 
“Berkat kesadaran masyarakat dan juga kesiapan kita semua akan terus kita kurangi karena masyarakat terus berinteraksi dengan uang tiap harinya. Yang terpenting teliti uangnya dan jangan menerima bila terindikasi tidak asli,” sambungnya.

Baca: BEI dorong emiten tambah saham ke publik

Untuk mengurangi resiko peredaran uang palsu, dirinya menghimbau semua pihak dapat mengurangi transaksi keuangan dengan uang tunai dan lebih memilih pembayaran secara elektronik. (riki)