Kalimat Mutiara (Hikmah) dari Ali bin Abi Thalib

Selasa, 10 November 2020 23:29
Kalimat Mutiara (Hikmah) dari Ali bin Abi Thalib

BERTUAHPOS.COM – Sebagaimana diketahui, sahabat Nabi tercinta Ali bin Abi Thalib radhiyallahu anhu merupakan sahabat yang dikenal banyak menyampaikan kalimat mutiara – mutiara hikmah.

Kata – kata yang muncul dari sahabat yang juga suami dari putri tercinta Rasulullah ini, hingga kini masih sering dinukil oleh para ulam – ulama.

Advertisement

Hal ini menunjukkan bahwa mutiara hikmah Ali radhiyallah anhu mempunyai nilai tersendiri diantara sekian kata – kata mutiara yang ada.

Berikut beberapa kalimat mutiara Ali bin Abi Thalib ra tersebut:

Baca: Catat,! Ini 3 Pesan Untuk Investor di Pasar Modal Saat Corona Merajalela

– Jagalah imanmu dari keraguan, sungguh itu akan merusak iman sebagaimana garam merusak madu

– Pelaku kebaikan itu (kadang dapat) tergelincir, dan apabila tergelincir, ia akan mendapatkan tempat bersandar (pegangan)

– Kesabaranmu atas suatu musibah, akan meringankan musibah tersebut dan memperbesar pahala

– Teman yang bodoh itu melelahkan dan dapat mendatangkan musibah

– Jadikanlah (nilai – nilai) agama itu sebagai benteng bagi negaramu, dan syukur sebagai penjaga bagi nikmatmu. Maka setiap negara yang dibingkai oleh (nilai – nilai) agama tidak akan terkalahkan, dan setiap nikmat yang dijaga oleh rasa syukur tidak akan dirampok (hilang)

– Pergaulilah saudara – saudaramu dengan berbuat baik kepada mereka, dan maafkanlah dosa – dosa mereka

– Perbuatan baik akan menjaga seseorang dari terjerumus ke dalam kerendahan

– Perbuatan – perbuatan yang baik termasuk akhlak manusia yang utama

– Bersilaturahim itu akan memperbanyak nikmat dan menolak murka (kemarahan)

– Perbuatan – perbuatan yang baik akan memperbanyak nikmat dan menolak balak

– Bergaul dengan orang dungu merupakan siksa bagi ruh (jiwa)

– Silaturahim merupakan perangi yang paling baik.

Baca juga: Mutiara Rabu Lainnya

Tentang ALI bin Abi Thalib

Sahabat nabi, Alī bin Abī Thālib ra lahir sekitar 13 Rajab 23 SH/599 Masehi dan wafat 21 Ramadan 40 Hijriah/661 Masehi. Ia merupakan khalifah keempat yang berkuasa pada tahun 656 sampai 661. Dia termasuk golongan pemeluk Islam pertama dan salah satu sahabat utama Nabi.

Ali mengikuti semua perang, kecuali Perang Tabuk, pengusung panji, juga berperan sebagai sekretaris dan pembawa pesan Nabi. ‘Ali juga ditunjuk sebagai pemimpin pasukan pada Perang Khaibar.
(bpc1)