Tenaga Kerja Indonesia Mesti Berbahasa Asing

Senin, 06 Januari 2014 18:10

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Meski memiliki jumlah Sumber Daya Manusia (SDM) yang lebih banyak, Indonesia diprediksi akan gamang menghadapi Pasar Bebas ASEAN 2015. Jika kemampuan berbahasa asing dan keterampilan berbahasa asing tenaga kerjanya masih ala kadar. Hal ini disampaikan Drs. Kalayo Hasibuan, M. TESOL, Direktur Pusat Bahasa (PB) Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim (Suska) Riau, Senin (06/01/2014). Menurutnya SDM Indonesia mesti menguasai bahasa asing bila ingin bersaing dengan pekerja asal luar negeri. “Agar lebih ‘laku’ di bursa tenaga kerja nanti,” ujarnya saat dihubungi bertuahpos.com. Bagi Dosen Bahasa Inggris UIN Suska ini, Indonesia memiliki peluang untuk menyongsong Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015. “Setidaknya harus bisa berbahasa Inggris. Karena di Indonesia kita punya potensi dan peluang yang bagus,” katanya.

Selain itu, katanya pihak Kementerian Tenaga Kerja dan Kementerian Pendidikan dan Budaya juga perlu mencanangkan program untuk warga asing agar mahir berbahasa dan budaya Indonesia.
“Agar terjadi komunikasi verbal antara warga asing dengan masyarakat lokal, tidak hanya secara nonverbal,” ujarnya. (Riki)