Riau Dorong Industri dan UMKM Kuliner Keluarkan Produk Berlabel Halal

Minggu, 21 Februari 2021 14:36
Riau Dorong Industri dan UMKM Kuliner Keluarkan Produk Berlabel Halal
Label halal MUI. (Ilustrasi).

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Pemerintah Provinsi Riau mengklaim terus mendorong agar industri dan UMKM khususnya sektor kuliner, sebanyak mungkin mengeluarkan produk berlabel halal. Dorongan ini sejalan dengan pencanangan kawasan industri halal yang bakal hadir akan di Riau.

Plh Sekdaprov Riau Masrul Kamsy mengungkapkan, Pemprov Riau meminta kepada Majlis Ulama Indonesia (MUI) untuk turut aktif mendorong para pelaku usaha kuliner di Riau sedianya melabeli produk mereka dengan label halal.

Advertisement

“Soal produk halal itu kan memang MUI yang berperan kuat. Memang harus dikelompokan dulu. Sejauh ini kami masih mendorong agar industri dan UMKM sektor kuliner di Riau, khususnya di Pekanbaru agar sebanyak mungkin bisa mengeluarkan produk makanan yang label halal. Apalagi di Riau juga sedang dicanangkan kawasan industri halal, nanti supaya bisa sejalan dengan itu,” kata Masrul Kasmy, Minggu, 21 Februari 2021.

Masrul Kasmy mengungkapkan, pihak-pihak terkait dalam hal ini juga didorong untuk aktif memberikan pendampingan kepada pelaku usaha agar realisasi produk kuliner halal di Riau kian bertambah.

Baca: Saudagar Tajir Berebut Rumah Bekas Mantan Presiden

BACA JUGA:  Kuliner Dominasi Ekonomi Kreatif Riau, Ini Data yang Disampaikan Syamsuar

Hal yang sangat mungkin dilakukan, seperti melakukan pendampingan, pelatihan, dan pemahaman kepada para pelaku usaha betapa pentingnya label halal dapat mengangkat kualitas suatu produk.

“Memang harus dikelompokkan dulu, mana-mana saja produk yang masuk dalam kategori itu. Sehingga nantinya setiap produk yang dikeluarkan memang sudah mengantongi sertifikat halal,” ungkapnya.

Sementara itu, Masrul Kasmy mengatakan, Pemprov Riau melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) bisa menyesuaikan program-program kerja yang sekiranya sejalan dengan upaya ini.

Misalnya, dia menyontohkan, jika ada program pelatihan yang berkaitan dengan produk untuk Standar Nasional Indonesia (SNI), maka juga bisa disisipkan untuk sertifikasi halal.

“Yang paling penting itu pendampingan, bagaimana para pelaku usaha kuliner ini bisa dipermudah untuk melabeli halal pada produk mereka,” tuturnya. (bpc2)

Berita Terkini

Jumat, 05 Maret 2021 10:16

Ini Akan Jadi Sejarah Jika SBY Benar-benar Akan Demo Istana

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.

Jumat, 05 Maret 2021 08:56

Awalnya, Tae-yong Ingin Uji Coba Bersama Klub Luar Negeri

awalnya pelatih timnas Shin Tae-yong menginginkan uji coba timnas U-22 bersama klub luar negeri

Jumat, 05 Maret 2021 07:48

Timnas Sea Games Dipastikan Uji Coba, Indra Sjafri: Jadwalnya Sama

“Jadwalnya akan sama seperti sebelumnya”

Kamis, 04 Maret 2021 22:32

Ada yang Mau Gabung? Partai UKM Buka Pendaftaran Nih

Partai usaha Kecil Menengah (UKM) adalah partai baru yang lahir di tengah pandemi Covid-19.

Kamis, 04 Maret 2021 21:30

Kepala DLHK Riau: Masyarakat Harus Disadarkan Agar Tak Bakar Lahan

“Mengubah habit [kebiasaan] masyarakat yang paling utama harus dilakukan.”

Kamis, 04 Maret 2021 20:56

Pejuang Subuh Riau Bakal Suling dan Baksos di Meranti

Komunitas Pejuang Subuh

Kamis, 04 Maret 2021 20:31

Ratusan Personel Polres Kuansing Divaksin

Sebanyak 580 personel Polres di Kabupaten Kuansing jalani divaksinasi.

Kamis, 04 Maret 2021 19:32

Jalin Kerjasama Pengelolaan Zakat, UIR dan IZI Berkolaborasi

Potensi zakat yang bisa dihimpun dari zakat profesi para dosen sebesar Rp48 juta setahun.

Kamis, 04 Maret 2021 18:30

Guys, Kurang-kurangilah Nonton Video ‘Wikwik’, Ini Penjelasan Secara Ilmiah

Mencari kenikmatan seksual menjadi alasan mengapa seseorang mengakses video dewasa.