• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 8, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Produksi Blok Cepu Menurun Tahun Ini

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
3 Januari 2021
111
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — SKK Migas memperkirakan produksi minyak di Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu tahun 2021 akan mengalami penurunan alami [natural decline]. Meski begitu, SKK memproyeksikan penurunan produksi dari Lapangan Banyu Urip tidak akan secara dratis.

Direktur Operasi SKK Migas, Julius Wiratno menjelaskan sebenarnya natural decline ini sudah diprediksi dari awal pengesahan POD Lapangan Banyu Urip. Awalnya, Lapangan ini hanya mampu memproduksi besar di 18 bulan pertama.

Namun, faktanya selama lima tahun terakhir lapangan banyu urip mampu berkontribusi besar dalam produksi migas nasional. 

“POD awal hanya diperkirakan 18 bulan pertama, tapi sudah hampir lima tahun masih luar biasa. Bahkan skrg udah titik puncak, tapi akan segera decline karena kondisi resverve sudah waktunya,” ujar Julius, Sabtu, 2 Januari 2021.

Julius mengatakan penurunan memang belum bisa diprediksi sampai berapa barel per hari. Hanya ditaksir penurunan tidak akan terjadi secara drastis namun secara gradual.

Puncaknya produksi memang masih bisa di angka 230 ribu barel per hari Berapa penurunannya masih juga kita bahas. Hanya saja, kami yakin penurunan ini akan bersifat gradual, tidak banyak. Bisa sekitar 4-5 persen saja,” ujar Julius.

Untuk bisa mengatasi natural decline, ada upaya yang dilakukan KKKS dan SKK dalam hal ini. Julius mengatakan salah satu caranya adalah tim menginjeksi lagi air dari aliran sungai Bengawan Solo ke platform sumur. Sehingga dengan adanya injeksi air ini, maka minyak masih bisa terangkat ke atas dan mampu menekan natural decline.

“Kita usahakan semaksimal mungkin agar penurunan tidak drastis,” ujar Julius. (bpc2)

Tags: blok cepumigas indonesiaproduksi migas
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

PI 10% Blok Rokan
Regional

Pj Gubri: Kami tak Puas dengan PI 10% di Blok Rokan

...

Read moreDetails
Target 1 juta barel produksi migas

Pj Gubri Sebut Target 1 Juta Barel Produksi Migas Bukan Kerja Mudah, SKK Migas: Waktunya Makin Mepet!

Produksi Blok Rokan, dbh migas riau 2023

Pemerintah Targetkan Produksi Minyak di Blok Rokan di Atas 200 Ribu Barel di 2023

Migas Wilayah Kerja Rokan

Blok Rokan, Lembaran Baru Kebangkitan Energi untuk Negeri

Next Post

Piala Asia U-19 Dibatalkan?

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.