• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 3, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Investasi Baru Pabrik Keramik Setelah Penetapan Bea Masuk Anti Dumping, Berikut 7 Produk yang Terdampak Aturan Bea Impor

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
7 Juli 2024
Investasi Baru Pabrik Keramik

Ilustrasi

171
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM – Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (Asaki) mengumumkan adanya investasi baru dalam pembangunan pabrik keramik jenis homogenous tiles (HT) setelah penetapan bea masuk anti dumping (BMAD) yang mencapai lebih dari 100%.

Ketua Umum Asaki, Edy Suyanto, mengungkapkan bahwa beberapa importir telah memulai pembangunan pabrik keramik jenis HT yang diharapkan selesai pada 2025. Mereka sebelumnya menunggu hasil penyelidikan Komite Anti Dumping Indonesia (KADI) Kementerian Perdagangan.

“Jika BMAD di atas 100%, maka mereka memilih untuk segera menyelesaikan pembangunan pabrik,” ujar Edy dilansir dari Bloomberg Technoz, Minggu, 7 Juli 2024.

Selain importir yang beralih menjadi manufaktur, Edy juga menyebutkan adanya investasi baru dari anggota Asaki yang diperkirakan akan selesai pada semester II-2025. Edy sebelumnya telah menerima surat laporan akhir KADI Kemendag mengenai impor keramik asal China. 

“Setelah melalui serangkaian penyelidikan dan verifikasi lapangan ke China, terbukti ada tindakan dumping seperti yang dilaporkan oleh Asaki satu setengah tahun lalu,” jelas Edy.

Besaran BMAD yang ditetapkan berkisar antara 100,12% hingga 155% untuk kelompok yang kooperatif dan 199% untuk yang tidak kooperatif. Menurut Edy, hal ini mencerminkan keadilan dan keberpihakan pemerintah terhadap keberlanjutan industri keramik nasional.

Asaki optimis BMAD akan memulihkan kapasitas produksi keramik nasional dengan tingkat utilisasi yang diharapkan kembali ke 80% pada tahun ini dan 90% pada 2025. Saat ini, pabrik keramik nasional, khususnya yang memproduksi HT, hanya mampu bertahan dengan tingkat utilisasi di bawah 40% karena dampak kerugian akibat praktik dumping.

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan juga menyatakan bahwa ada tujuh komoditas yang akan terkena bea masuk tindak pengamanan (BMTP) dan BMAD. Saat ini, Komite Pengamanan Perdagangan Indonesia (KPPI) dan KADI sedang meneliti dampak pemberian bea masuk kepada tujuh komoditas tersebut.

Adapun 7 produk yang akan terkena bea impor adalah; tekstil dan produk tekstil (TPT), pakaian jadi, produk keramik, elektronik, kosmetik, tekstil jadi lainnya dan alas kaki.***

Tags: bea masukindustriindustri keramik
Share4Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Pasokan Gas Industri Manufaktur Tersendat, PHK Mengintai
Berita Pilihan

Pasokan Gas Industri Manufaktur Tersendat, PHK Mengintai

...

Read moreDetails
Per Oktober 2026, Produk AMDK Wajib SNI

Per Oktober 2026, Produk AMDK Wajib SNI

Industri yang Bergantung dengan Bahan Baku Impor Semakin Terjepit Beban Ganda

Industri yang Bergantung dengan Bahan Baku Impor Semakin Terjepit Beban Ganda

Pasar Gim Indonesia Terbesar di Asia Tenggara, tapi Pengembang Lokal Masih Tertinggal

Pasar Gim Indonesia Terbesar di Asia Tenggara, tapi Pengembang Lokal Masih Tertinggal

Industri Peminjaman dan Penjaminan Jadi Kunci Penguatan Ekonomi Nasional

Industri Peminjaman dan Penjaminan Jadi Kunci Penguatan Ekonomi Nasional

Menaker Yassierli: Perusahaan dan Pekerja Mitra Strategis untuk Tumbuh Bersama

Menaker Yassierli: Perusahaan dan Pekerja Mitra Strategis untuk Tumbuh Bersama

Next Post
Jemaah haji riau

Hari Ini Kloter Terakhir Jemaah Haji Riau Tiba di Batam

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.