• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Pandangan Syamsuar Soal Pelaksanaan Sanksi Pelanggar Prokes

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
9 Desember 2021
Covid provinsi Riau

Gubernur Riau Syamsuar

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Penerapan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan (Prokes) harus dicermati dan disikapi dengan baik. Hal ini perlu agar tidak menimbulkan gejolak di tengah masyarakat dengan diberlakukannya sanksi kepada pihak pelanggar.

Faktor lain yang juga penting jadi pertimbangan, bahwa upaya pemulihan ekonomi sangat dipengaruhi oleh upaya penanganan dan menekan angka kasus terkonfirmasi Covid-19.

“Sanksi untuk pelanggaran itu harus dicermati. Artinya jika memang perlu silahkan diberi sanksi,” kata Gubernur Riau Syamsuar, di Pekanbaru, Kamis, 9 Desember 2021.

Dia menyebut, sanksi akan sangat diperlukan kepada pihak atau oknum-oknum yang memang melakukan pelanggaran secara fatal. Namun Syamsuar tetap mendorong agar petugas di lapangan mengupayakan penyelesaian secara humanis.

Menurutnya, hal ini menjadi perlu mengingat langkah pemulihan ekonomi daerah sangat terpengaruh pada penerapan kebijakan dalam upaya menekan angka kasus terkonfirmasi Covid-19.

“PPKM, penyekatan dan lainya itu sangat berpengaruh terhadap percepatan pemulihan ekonomi daerah. Jadi semuanya harus disikapi dengan bijaksana,” sebut Syamsuar.

Oleh sebab itu, kata dia, sebelumnya ada penekanan secara teknis tentang pengetatan mobilitas masyarakat dalam Nataru tahun ini. Artinya, sangat mungkin tidak semua daerah diberlakukan sama.

“Supaya, upaya penanganan dan menekan angka kasus terkonfirmasi Covid-19 ini tidak mengganggu upaya pemulihan ekonomi,” sebutnya. (bpc2/melba)

Tags: Covid-19prokesriausanksi
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Naik Rp214,7 Miliar, APBD Perubahan Pekanbaru 2026 Jadi Rp3,2 Triliun
Ekonomi

APBDP Riau 2026 Diprioritaskan untuk Utang Tunda Bayar dan Infrastruktur

...

Read moreDetails
Cuaca Riau Hari Ini Sabtu 9 Mei 2026, Cek Selengkapnya

Cuaca Riau Hari Ini, Asap Masih Pekat, 11 Titik Panas Terdeteksi

Warga Riau dan Kepri Desak Pencabutan Izin Tambang dan PSN

Warga Riau dan Kepri Desak Pencabutan Izin Tambang dan PSN

Riau Kantongi Restu Kemenhut untuk Proyek Perdagangan Karbon

Riau Kantongi Restu Kemenhut untuk Proyek Perdagangan Karbon

Plt Gubernur Riau Minta ASN Bekerja Ekstra Tahun Ini “Jangan Ada yang Santai"

Riau Perluas Basis Penerimaan demi Optimalkan Pendapatan Daerah

Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat, AQI 179 Pagi Ini

Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat, AQI 179 Pagi Ini

Next Post
Duet Prabowo Puan

Deklarasi Dini Capres 2024 Penting untuk Pendidikan Politik

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.