Mantan Bupati Kuansing Divonis 4 Tahun Penjara

Jumat, 07 Januari 2022 18:46
Mantan Bupati Kuansing Divonis 4 Tahun Penjara

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Mursini, mantan Bupati Kuantan Singingi divonis selama 4 tahun penjara. Ia dinilai terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi sesuai dakwaan subsidair pasal 3 dan dakwaan ketiga pasal 11 UU Tindak Pidana Korupsi.

Selain, itu terdakwa Mursini juga diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp 150 juta, subsider tiga bulan kurungan, serta membayar denda sebesar Rp 100 juta, subsider dua bulan kurungan.

Vonis ini dibacakan majelis hakim yang diketuai Dr Dahlan SH MH, di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Jumat 7 Januari 2022. Terhadap vonis hakim ini, terdakwa melalui Penasehat Hukumnya, Suroto SH, menyatakan pikir-pikir.

Untuk diketahui, vonis yang diberikan majelis hakim ini lebih ringan dibanding tuntutan Jaksa Penuntut Umum, yang sebelumnya menuntut terdakwa Mursini selama delapan tahun enam bulan penjara, membayar uang pengganti Rp1,55 miliar subsider 4 tahun kurungan, serta membayar denda Rp350 juta, subsider 6 bulan kurungan.

Baca: Warga Korut dalam Ancaman Kelaparan, Kim Jong-Un Sempat Salahkan Topan dan Banjir Bandang

Adapun hal yang meringankan menurut majelis hakim antara lain, terdakwa belum pernah dihukum.

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum sebelumnya disebutkan, terdakwa Drs Mursini, M.Si, Bupati Kuansing tahun 2016-2021, bersama-sama dengan H Muharlius SE MM selaku Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Kuantan Singingi Tahun 2017 sampai dengan 2018, M Saleh MM selaku Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Kuantan Singingi sekaligus menjabat Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Verdi Ananta, Bendahara Pengeluaran Sekretariat Daerah Kabupaten Kuansing, serta Hetty Herlina S Sos, Yuhendrisal, SE selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) (sudah divonis bersalah), telah melakukan, menyuruh melakukan atau turut serta melakukan, beberapa perbuatan yang ada hubungan sedemikian rupa sehingga harus dipandang sebagai satu perbuatan berlanjut, secara melawan hukum, memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara.

Dalam dakwaan sebelumnya juga disebutkan dana
sebesar Rp13 miliar lebih untuk 6 kegiatan di Sekretariat Daerah Kuansing tahun 2017, digunakan tidak sesuai denganketentuan. Di antaranya Rp650 juta digunakan Mursini untuk diberikan kepada pria mengaku KPK di Batam dan Rp150 juta untuk biaya berobat istri Bupati Mursini.

Disebutkan, pada bulan puasa tahun 2017 tepatnya, Selasa 13 Juni 2017 sekira pukul 24.00 WIB, Verdi Ananta dipanggil oleh Bupati Kuansing, Mursini, di Masjid Baitul Hamdi. Mursini memerintahkan Verdi Ananta untuk mengantarkan uang dalam bentuk Dollar Amerika jika ditukar dalam bentuk mata uang rupiah sebesar Rp500 juta kepada
seseorang di Batam. (bpc17)

Berita Terkini

Sabtu, 29 Januari 2022 09:28

Pesona Air Terjun Sarasah Murai Dalam Hutan Lembah Harau Sumbar

Sumatera Barat memang dikenal dengan potensi wisata alam. Termasuk Lembah Harau di Payakumbuh yang ada lokasi wisata Air Terjun Sarasah Murai

Sabtu, 29 Januari 2022 08:36

Viral Video Anak-anak Bahagia Main Lempar Bola Salju di Kompleks Mesjid Al Aqsa Kota Gaza

Beberapa waktu lalu viral video anak-anak bermain di Kompleks Mesjid Al Agsa di Gaza

Sabtu, 29 Januari 2022 07:18

Khawatir Muncul Stigma Buruk, PBNU Minta Kepala BNPT Buka Identitas Pesantren Terafiliasi Kelompok Teroris Hingga Simpatisan ISIS

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mendesak BNPT membuka identitas 198 pondok pesantren yang diduga terafiliasi kelompok teroris

Sabtu, 29 Januari 2022 06:10

Arini Subianto Janda Terkaya di Indonesia, Ini Sumber Kekayaannya

Arini Saraswati Subianto merupakan satu di antara perempuan terkaya di Indonesia. Harta kekayaan mencapai triliunan Rupiah

Sabtu, 29 Januari 2022 04:09

A Sampai Z Dayana Kazakhstan, Selebgram Dadakan Hingga Diserang Haters dan Akun IG Mendadak Lenyap Saat Kerusuhan Berdarah

Dayana Kazakhstan tersandung masalah. Gadis cantik Kazakhstan itu diserang haters hingga berbuntut gerakan unfollow

Sabtu, 29 Januari 2022 03:32

Andika Kangen Band Kompak Bersama Anaknya, Netizen: Dia Mungkin Gagal Jadi Suami, Tetapi Tidak Gagal Sebagai Ayah

Andika Mahesa mengunggah momen kebersamaan dirinya dengan anak perempuannya, Kirana

Sabtu, 29 Januari 2022 02:07

Wacana Efisiensi Tenaga Honorer, BKD Sebuat Tergantung OPD Masing-masing

Tenaga honorer di pemerintahaan dihapuskan. Ini masih sebatas rencana. Realisasinya di tahun 2023.

Sabtu, 29 Januari 2022 01:02

Punya Budget Rp3 Jutaan, Ini Daftar HP Samsung yang Dilengkapi Fitur NFC

HP Samsung dilengkapi fitur NFC muncul di berbagai segmen. Mulai entry level hingga flagship.

Sabtu, 29 Januari 2022 00:03

HIPMI Minta Pemerintah Kendalikan Impor Baja di Tengah Industri Domestik Perbaiki Kinerja

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) minta pemerintah kendalikan laju impor baja, serta mempertegas kebijakan terkait itu.

Jumat, 28 Januari 2022 23:31

Seorang Lansia di Jepang Tembak 2 Orang Petugas Medis yang Disandera, Begini Kronologinya

Dua dari tiga orang sandera yang merupakan petugas medis tewas. Ketiganya menjadi sandera oleh seorang pria lanjut usia (lansia) di Kota Fujimino