LPAI Riau Kecam Kasus Pemerkosaan Anak di Bawah Umur Melibatkan Anak Anggota DPRD Kota Pekanbaru

Sabtu, 08 Januari 2022 18:01
LPAI Riau Kecam Kasus Pemerkosaan Anak di Bawah Umur Melibatkan Anak Anggota DPRD Kota Pekanbaru
Ilustrasi pemerkosaan anak. (Foto: Net)

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Riau mengecam kasus pemerkosaan anak di bawah umur yang melibatkan anak dari Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Fraksi Hanura Eri Sumarni. Diketahui kasus tersebut sudah masuk ke ranah hukum dan tengah diproses di kepolisian.

“Kami mengecam segala jenis tindakan kekerasan terhadap anak termasuk kasus pemerkosaan dan/atau persetubuhan terhadap anak dibawah umur, karena hal tersebut merupakan kejahatan luar biasa yang dapat merusak masa depan generasi penerus bangsa Indonesia,” kata Ketua LPAI Riau Ester Yuliani dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 8 Januari 2022.

Dia mengatakan bahwa tindak pidana pemerkosaan terhadap anak di bawah umur merupakan bentuk kejahatan seksual sebagaimana diatur dalam Pasal 76D, Pasal 76E, Pasal 81, dan Pasal 82 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Dijelaskan Ester, adapun tindak pidana pemerkosaan dan/atau persetubuhan terhadap anak dibawah umur dalam hukum pidana dikategorikan sebagai Delik Biasa, yang mana dalam delik biasa perkara dapat diproses tanpa adanya persetujuan dari yang dirugikan (Korban). 

Baca: Makam Muslim di Aqsa Dibongkar Israel

“Sehingga, walaupun korban (Anak) atau Pelapor (Orang tua Anak Korban) telah mencabut laporannya kepada pihak yang berwenang (Kepolisian), penyidik tetap berkewajiban untuk memproses perkara tersebut,” jelasnya.

Kata Ester, pihaknya akan terus mendorong Polresta Pekanbaru terhadap kasus hukum yang sedang berjalan terkait perkara ini. Dengan demikian, pihak kepolisian yang tengah menangani kasus ini tetap berkewajiban untuk melanjutkan dan memproses hingga selesai. “…sampai dengan pelaku telah diadili dan dijatuhi hukuman oleh Majelis Hakim pada Pengadilan Negeri Pekanbaru,” sambungnya. (bpc2)

Berita Terkini

Rabu, 19 Januari 2022 20:39

Teller Bank BRI Leluasa Bobol Rekening Nasabah, Pekan Depan Diadili

Teller Bank BRI ini sebelumnya leluasa membobol rekening 8 nasabah dengan nilai Rp1,2 miliar.

Rabu, 19 Januari 2022 20:33

Terjadi Panic Buying Beli Minyak Goreng, Dewan Minta Pemko Pekanbaru Sidak Ritel Guna Cegah Penimbunan

Bahkan viral di media sosial emak-emak rela antre untuk membeli minyak goreng satu harga yang mulai diterapkan hari ini.

Rabu, 19 Januari 2022 17:06

Pemprov Riau Diminta Batalkan Penyertaan Modal Ke Jamkrida dan BRK

Aksi unjuk rasa ini digelar di depan Kantor Gubernur Riau pada, Rabu, 19 Januari 2022 di Pekanbaru. 

Rabu, 19 Januari 2022 17:03

Akhir Pekan Ini Mendagri Tito Karnavian ke Riau, Salah Satu Agendanya Tinjau Vaksinasi Massal

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian diagendakan akan melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Riau.

Rabu, 19 Januari 2022 16:09

Riau Sudah Berangkatkan 221 Jemaah Umrah dalam Tiga Kali Keberangkatan

Keberangkatan dilakukan pada tanggal 8, 10 dan 12 Januari 2022.

Rabu, 19 Januari 2022 14:54

Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum: Sebagai Orang Sunda, Saya Terusik dengan Ucapan Arteria Dahlan

Ridwan Kamil mengaku sangat risih dengan pernyataan yang dilontarkan oleh politisi PDIP Artieria Dahlan.

Rabu, 19 Januari 2022 14:38

Syamsuar Sebut Rata-rata 20 Perkara Hukum Dihadapi dalam Setahun

Jumlah perkara hukum yang relatif banyak, SDM kurang.

Rabu, 19 Januari 2022 13:25

Rocky Gerung Sebut IKN Nusantara Berpotensi Jadi ‘Kota Hantu’

Rocky mengutip kegelisahaan Sri Mulyani bahwa anggaran untuk membangun IKN Nusantara sebagian besar dari utang.

Rabu, 19 Januari 2022 13:11

Edy Natar Khawatirnya Potensi Kepanikan Sosial, Daerah Jangan Pernah Sepelekan Covid Omicron

“Kalau kepanikan sosial ini terjadi nanti, akan mempengaruhi psikologis masyarakat kita.”

Rabu, 19 Januari 2022 12:52

Antisipasi Penyebaran Covid Omicron, Syamsuar Sebut PNS Tak Diizinkan ke Luar Daerah

Langkah ini dalam rangka upaya Pemprov Riau mengantisipasi penyebaran Covid-19 varian Omicron.