Heboh Karpet CSR di Masjid An-Nur, BRK: Kami Lakukan Penggantian

Rabu, 25 September 2019 17:08
Heboh Karpet CSR di Masjid An-Nur, BRK: Kami Lakukan Penggantian

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Pindiv Sekretaris Perusahaan Bank Riau Kepri (BRK), Jazuli menyebutkan pihaknya sudah melakukan penggantian sementara di karpet Masjid An-Nur yang ada tulisan jumbo CSR BRK. Penggantian sementara ini dilakukan sampai ada pemasangan permanen karpet baru.

Menurut Jazuli, pihaknya memperbaiki karpet tersebut dengan cara yang benar dan bijak. Menurut dia, BRK bersama Pemprov Riau sedang berupaya mencari solusi terbaik.

Advertisement

“Untuk sementara ini kami sudah melakukan penggantian, menjelang pemasangan yang permanen. Mudah2an tak lama. Semoga hasilnya nanti bisa menjadi maslahat bagi semua,” terang Jazuli kepada bertuahpos.com, Rabu 25 September 2019.

Dilanjutkan Jazuli, CSR BRK untuk membelikan karpet Masjid An-Nur adalah usulan masyarakat. Dia mengatakan karpet di Masjid An-Nur sudah puluhan tahun belum diganti.

BACA JUGA:  Soal Honorium Dewan Komisaris BRK Dianggap Melabrak Aturan, Ini Komentar Plt Biro Ekonomi

Baca: Tips Mengatur Keuangan Keluarga

“Alhamdulillah, dana CSR Bank Riau Kepri sudah bisa dimanfaatkan untuk kenyamanan beribadah di Masjid Raya An-Nur Provinsi Riau. Seperti kita ketahui, sudah puluhan tahun kalau tak salah karpet ini belum diganti,” ujar Jazuli.

Baca : Karpet CSR BRK Buat Heboh, Ada Tulisan Jumbo Ditengahnya

“Untuk An-Nur, kita sudah ada beberapa item dana CSR, seperti perbaikan genset, kemudian tangga eskalator, dan karpet ini,” tambah dia.

Sebelumnya, karpet di Masjid Raya An-Nur membuat heboh masyarakat Riau. Betapa tidak, ditengah karpet untuk salat tersebut bertuliskan CSR Bank Riau Kepri dalam ukuran jumbo.

Setidaknya, tulisan melingkar ukuran jumbo tersebut berukuran lima shaf salat, ditengah Masjid Raya An-Nur. Tulisan tersebut tampak sangat mencolok dibandingkan warna karpet di sekelilingnya.

BACA JUGA:  Siapkan Pendidikan Anak Anda dengan Tabungan Sinar Pendidikan

Sekretaris Majelis Ulama (MUI) Provinsi Riau, Zulhusni Domo mengungkapkan hal itu tidak lah tepat. Pasalnya dikhawatirkan karpet dengan tulisan besar seperti itu hanya akan mengganggu kekhusyu’an saat salat. Karena itu, dia meminta tak ada lagi karpet bantuan masjid seperti itu.(bpc2)