Udara Kabut di Pekanbaru, Ini Penjelasan BMKG

Jumat, 14 Februari 2020 08:29
Udara Kabut di Pekanbaru, Ini Penjelasan BMKG

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Kota Pekanbaru diselimuti udara kabut. Langit tidak terlihat cerah dan cenderung mendung. Tapi tidak dalam potensi akan turun hujan.

Kasi Data dan Informasi BMKG Stasiun Pekanbaru, Marzuki menjelaskan kondisi udara berkabut di Pekanbaru bukan diakibatkan oleh asap karena kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Udara kabur cenderung diakibatkan adanya partikel basah di udara sehingga terlihat seperti kabut asap.

Partikel basah tersebut terbentuk karena tingkat kelembaban udara yang tinggi sehingga terjadi penguapan. “Paling menjelang siang sudah hilang saat matahari semakin terik,” kayanya.

Sekedar informasi, udara terdiri dari 3 unsur utama, yaitu udara kering, uap air, dan aerosol. Kandungan udara kering adalah 78,09% nitrogen, 20,95% oksigen, 0,93% argon, 0,04% karbon dioksida, dan gas-gas lain yang terdiri dari neon, helium, metana, kripton, hidrogen, xenon, ozon, radon.

Baca: Ditanya Keterlibatan Aparat, Humas SAL Lempar ke BPMPPD Inhil

Uap air yang ada pada udara berasal dari evaporasi (penguapan) pada laut, sungai, danau, dan tempat berair lainnya. Aerosol adalah benda berukuran kecil, seperti garam, karbon, sulfat, nitrat, kalium, kalsium, serta partikel dari gunung berapi. (bpc3)