Pasar Murah Bengkalis, Pagu Anggaran Rp 200 Juta per Regional

Kamis, 25 Februari 2016 09:28

BERTUAHPOS(BPC), BENGKALIS-  Dinas perindustrian perdagangan (Disperindag ) Bengkalis telah menyiapkan anggaran pasar murah perregional untuk masyarakat kabupaten  Bengkalis. Pasar ini memang dikhususkan bagi masyarakat menengah kebawah agar dapat membantu kesejahteraan mereka .

Kabid Perdagangan Dalam Negeri, H Raja Arlingga, mengatakan kepada bertuah pos,Kamis(25/02/2016),” Kita akan membagi pasar murah untuk tahun 2016 ini kedalam empat regional,  dan masing-masing regional memiliki anggaran yang terpisah. Setiap regional mendapatkan anggaran diatas 200 juta perregional. Hal ini dilakukan untuk mempermudah pertanggungjawaban dari setiap regional,” ungkapnya.

“Empat regional tersebut terdiri dari regional Bengkalis -Bantan,  regional Bukit Batu -Siak Kecil, regional Mandau -Pinggir dan regional Rupat -Rupat Utara. Pembagian  regional ini bertujuan agar program ini bisa berjalan dengan efektif, dan  tidak terjadi seperti tahun- tahun sebelumnya.”ujarnya.

Pada tahun 2015 lalu, Karena jumlah warga penerima pasar murah terlalu besar dan terpencar di seluruh kecamatan, membuat rekanan disperindag kewalahan dalam menuntaskan target yang telah disepakati yaitu sebelum lebaran, dan akhirnya tidak tercapai.

Baca: Pengurus DPD PKS Kota Pekanbaru Resmi Dilantik

Raja Arlingga juga mengatakan  terkait dengan masyarakat yang  menerima pasar murah itu, diserahkan langsung  ke kecamatan  masing-masing,  karena dinas perdagangan tidak mengetahui siapa saja warga yang berhak  mendapatkan bantuan tersebut.

“Kita minta datanya ke pihak  kecamatan, nantikan  pihak  kecamatan  akan  melimpahkan  ke desa/kelurahan,  Desa/kelurahan tentu tahu warga yang kurang mampu di wilayahnya,” kata Arlingga lagi.

Menyinggung  tentang  perlunya data  kongkrit  penerima  program  pasar murah sejak awal, menurutnya, Disperindag hanya bisa menetapkan jumlah warga penerima pasar murah per kecamatan sesuai dengan penganggaran yang disahkan di APBD. Sementara untuk penetapan per desa/kelurahan,  pihaknya sulit untuk menetapkan karena belum tentu warga kurang mampu antara satu desa dengan desa lainnya sama.

“Paling lambat Maret  nanti kita sudah bisa menentukan berapa data penerima pasar murah untuk masing-masing kecamatan,” kata Arlingga lagi.

Pihak disperindag Bengkalis berharap, tahun 2016 pasar murah dapat berjalan ptimal dan mampu mencapai target. Bagi masyarakat sendiri merupakan hal yang ditunggu karena dapat membantu mereka mengurangi pengeluaran berlebih saat berbelanja kebutuhan sehari- hari.

Penulis : Sifa