Nasib Petugas Kebersihan Menunggu Gaji Tak Kunjung Dibayar

Kamis, 10 Maret 2016 15:28

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Sambil mengendarai sepeda motor “kaptul” tua Suyitno membawa kantong plastik lusuh, berisi karah dan barang barang bekas. Rumahnya tampak sepi, ternyata kedua anak dan istrinya sedang berobat kerumah sakit.

“Sepi di rumah tidak ada orang, pada ke rumah sakit, si Bagus (anak bungsu) lagi demam jadi istri saya antar berobat ke rumah sakit dulu,” sebutnya.

Seorang pria paruh baya asal pacitan Jawa Timur ini adalah Tenaga Harian Lepas (THL) di dinas kebersihan dengan pekerjaan sehari hari sebagai supir sampah yang menangani beberapa jalan protokol dan perumahan di Pekanbaru.

Merantau sejak tahun 90an, dan pindah dari satu pekerjaan kepekerjaan lain menurut Suyitno pekerjaan inilah yang cocok dia lakukan, karena pendidikannya hanya sampai tingkatan Sekolah Dasar. Walau harus bangun subuh dan menjemput mobil kebersihan di PT MIG dan pulang pada siang harinya, dia mengaku pekerjaan ini masih bisa dia isi dengan pekerjaan lainnya.

Baca: Titiek Soeharto: Posyandu Garda Terdepan Cegah Penyakit

Berbincang di teras rumah, Suyit pria ini biasa disapa, harus bergegas makan siang karena ada pekerjaan lain yang menunggu dia. Memberi makan kambing tepat berada di belakang rumahnya.

“Kambing orang mbak, cuma dipercaya ngangoni aja lumayan buat tambahan,” sebut pria usia kepala lima ini.

Suyitno adalah satu dari sekian banyak tenaga harian lepas (THL) yang saat ini belum menerima upah bulanan, terhitung dari Februari hingga saat ini.

“Iya, gaji bulan Januari baru keluar, kalau Februari belum lagi,” jelas Suyit, Kamis (10/03/2016).

Suyit bercerita, keadaan ini kerap dia dan teman teman seprofesinya rasakan saat awal tahun, biasanya dari bulan Januari hingga Maret.

“Gitulah kami belum gajian, setiap tahun ya begini mau pindah ke PT atau kemana pun atasannya gajinya tetap rapel, tapi ya mau gimana lagi, buat nyambung hidup cari cari sampinganlah entah jual karah atau cari kerja apa aja setelah pulang kerja karena kalau saya selesai kerjanya kan siang,” kata Suyit.

Sedangkan dari penjelasan beberapa petugas kebersihan seharusnya pada surat kontrak yang mereka baca dan tandatangani gaji dibayar paling lambat tanggal 7. Perhitungannya gaji bulan Januari dibayar pada bulan Februari dan gaji Februari di bayar di bulan Maret. Artinya PT MIG saat ini terlambat 3 hari membayarkan upah para THL.

Saat ini petugas kebersihan di bagi atas petugas sampah dan tim penyapu jalan, serta laskar kuning yang sering kita jumpai membersihkan tumbuhan liar dan selokan jalan raya. Untuk petugas kebersihan yang biasa mengangkut sampah per kecamatan dan perumahan saat ini berada di bawah naungan PT Multi Inti Guna (MIG).

Penulis: nova