• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

MUI: Terkait Dugaan Kasus Asusila Gubri, Masyarakat Jangan Terprovokasi

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 September 2014
Share on FacebookShare on Twitter
BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pekanbaru menghimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi terkait kasus dugaan pelecehan asusila oleh Gubernur Riau. MUI juga meminta masyarakat atau semua pihak tidak main hakim sendiri, sebelum kebenarannya terungkap dengan jelas.
 
“Masyarakat jangan sampai terprovokasi, jangan main hakim sendiri. Sebab, kebenarannya kan belum jelas, belum terungkap. Ini masih dugaan, belum pasti. Apabila ini tidak benar, tentu menjadi finah dan ini dosa besar,” ujar Ketua MUI Pekanbaru Prof Dr Ilyas Husti kepada BertuahPos.com, Rabu (3/9/2014).
 
Menurut Prof Ilyas, masyarakat harus melihat kebenarannya secara terang benderang, bukan sepihak-sepihak. Dan untuk melihat kebenaran tersebut, diantaranya dapat di cek ke sumber primer yakni orang yang merasa di lecehkan. 
 
Kemudian sumber sekunder yang diduga melakukan pelecehan tersebut yakni Gubernur Riau. Kemudian yang tak kalah penting, harus ada saksi dan bukti atas peristiwa tersebut.
 
“Jika tidak benar, tentu itu sudah menjadi fitnah. Namun jika itu benar, kami sebagai ulama yang ada di Pekanbaru sangat menyayangkan dan menyesalkan perlakuan Gubri sebagai publik figure, yang seharusnya menjadi contoh, teladan, oleh masyarakat Riau,” ujar Prof Ilyas Husti.
 
Pasalnya, sebagai pemimpin Riau, tentu perlakuan tersebut tidak sesuai dengan jabatan yang diemban sebagai Gubernur Riau dan tidak sesuai dengan budaya melayu. Disisi lain, sebagai masyarakat melayu kalau memang peristiwa itu terjadi, seharusnya diberi sanksi moral juga karena perbuatan seperti itu sudah tidak wajar lagi.
 
Ia juga meminta agar aparat hukum bertindak tegas terhadap persoalan tersebut. “Jika benar, maka harus ada sanksi, hukum dijalankan. Sedangkan jika ini fitnah yang berarti juga pencemaran nama baik, maka juga harus di tindak tegas. Tidak boleh sewena-wena, siapapun itu,” terang Prof Ilyas yang juga guru besar Universitas Islam Ngeri Suska.
 
Ia juga menghimbau agar semua masyarakat termasuk Gubernur Riau untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah swt.
 
Seperti diketahui, kasus dugaan asulitas ini bermula adanya tuduhan anak Perempuan Sumardi Taher mantan anggota DPD RI yakni Wide Wirawati yang mengaku telah diperlakukan tidak senonoh oleh Gubernur Riau Annas Maamun.(advetorial)
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman
Berita Pilihan

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

...

Read moreDetails
Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Next Post

RAL, Satu-satunya BUMD yang 'Bandel

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.