Ini salah satu bukti pelanggaran Pilpres 2014

Selasa, 05 Agustus 2014 08:28

BERTUAHPOS.COM, JAKARTA –  Tim Advokasi Prabowo-Hatta, Firman Wijaya mengungkapkan salah satu kejanggalan dalam pemilihan Presiden (Pilpres) 9 Juli lalu yaitu, adanya form yang seharusnya tidak digunakan dalam Pilpres.

“Salah satu bukti yang menguatkan terjadinya pelanggaran terstruktur, sistematis dan massif tersebut, diantaranya yang paling parah adalah digunakannya form pileg (pemilu legislatif) pada saat pilpres,” kata dia di Jakarta, Senin (4/8/2014).

Selain itu, pihaknya juga mempunyai 2 jenis bukti dalam persidangan nanti, yaitu bukti diam dan bukti bicara.

“Pertama bukti diam yang berupa data-data. Dan kedua bukti bicara, yang merupakan saksi dan lain-lainnya,” ujarnya.

Baca: Pembangunan Rel Kereta Api Riau Didesain Ulang

Ia optimis, bahwa Mahkamah Konstitusi (MK) mempunyai insting-insting yang kuat, kalau bukti-bukti yang diajukan pihaknya memenuhi syarat kecurangan terstruktur, sistematis dan massif.

Sidang perdana gugatan ini sendiri akan digelar pada Rabu (6/8/2014) mendatang.(kabarbisnis)

Berita Terkini

Minggu, 31 Mei 2020 22:20

Bencana Banjir Jadi Momok di Indonesia

#BENCANA

Minggu, 31 Mei 2020 22:05

Jangan Mencela Ciptaan Allah

#ISLAMPEDIA

Minggu, 31 Mei 2020 21:20

Final Piala FA, Fans Berpeluang Hadir di Stadion

#OLAHRAGA

Minggu, 31 Mei 2020 21:07

Masjid Al-Aqsa Dibuka Kembali

#ISLAMPEDIA

Minggu, 31 Mei 2020 19:48

Yuk Buat Silky Puding untuk Buka Puasa

RESEP MASAK

Minggu, 31 Mei 2020 17:33

Tabah Dalam Menghadapi Ujian Kehidupan

#ISLAMPEDIA

Minggu, 31 Mei 2020 17:26

Salat Subuh Pertama Masjid Nabawi, Jemaah Jaga Jarak

#ISLAMPEDIA