• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Bila Tidak Sanggup, Plt Gubri Persilahkan Kepala Dinas Mundur

Tim Redaksi by Tim Redaksi
23 Februari 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau sudah mengevaluasi sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Di antaranya memang dicatat rapor merah dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

Kata Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman sudah pegang catatan, dinas-dinas mana saja yang mendapat perhatian khusus atau catatan hitam. Dia menyebutkan bahwa pada April 2016 nanti, tepat satu tahun Pemerintah Provinsi Riau bekerja dengan Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) baru.

“Setiap saat kami evaluasi terus. April nantikan genap satu tahun. Sekarang saja kami sudah punya hasil evaluasi itu. Dinas-dinas mana saja. Kalau memang tak mampu, silahkan mengundurkan diri saja jadi kepala dinas,” kata Andi Rachman, Selasa (23/02/2016).

Saat ditanyakan, berapa SKPD yang saat ini menjadi “catatan hitam” oleh Pemerintah Provinsi Riau, Andi Rachman enggan menyebutkannya. “Ndak, ndak, kalau itu nantilah. Yang penting saya sudah panggil beberapa SKPD itu,” sambungnya.

Dia juga menambahkan bahwa persoalan kekosongan pejabat eselon III dan IV di beberapa SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau, harusnya itu bukan menjadi alasan untuk tidak menjalankan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD).

“Pasti, kami akan tetap melakukan pengisian untuk pejabat eselon III dan IV itu. Paling hanya beberapa SKPD saja,” sambungnya.

Kekosongan pejabat eselon III dan IV di lingkungan SKPD itu dengan kondisi rill, yakni ada beberapa pejabat yang akan pensiun. Memang sebelumnya Pemerintah Provinsi Riau belum melakukan pengisian pejabat tersebut. “Tapi seperti di bagian keuangan kami sudah lantik,” katanya.

Persoalannya, menurut Andi Rachman adalah keaktifan kepala dinasnya. Dia kembali menyindir bahwa lebih baik berhenti jadi kepala dinas jika tidak mampu mengurus persolan kecil seperti itu.

“Untuk apa jadi manejer di SKPD, atau kepala dinas di SKPD, kalau ngurus yang seperti itu saja tidak bisa diatasi,” sambungnya.

Sebelumya, Andi rachman sepertinya tidak terima dengan alasan yang sampai ke telinganya selama ini. Bahwa kendala terbesar yang hadapi oleh SKPD yakni, banyak PPATK-nya yang belum tersedia di SKPD itu. Termasuk pejabat eseln III dan IV.”Itulah tugas seorang manejer di SKPD. Kalau tak mampu untuk apa jadi kepala dinas,” ujarnya.

Penulis: Melba

 

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

iQoo Z11S Bawa Baterai Raksasa dan Android 16, Segini Harganya
Teknologi

iQoo Z11S Bawa Baterai Raksasa dan Android 16, Segini Harganya

...

Read moreDetails
Rekomendasi Skincare Wardah untuk Mengatasi Flek Hitam, Wajah Auto Glowing

Rekomendasi Skincare Wardah untuk Mengatasi Flek Hitam, Wajah Auto Glowing

Sandiaga Uno didesak mundir dari gerindra

Sandiaga Uno Borong 9,5 Juta Saham MUTU Senilai Rp999 Juta

Puma Menghadirkan Sepatu Lari Tanpa Pelat dengan Teknologi Nitrofoam, Cocok untuk Easy Run

Puma Menghadirkan Sepatu Lari Tanpa Pelat dengan Teknologi Nitrofoam, Cocok untuk Easy Run

Inilah Tips Membedakan Busi Asli dan Palsu

Inilah Tips Membedakan Busi Asli dan Palsu

Yamaha MT-15, Motor Sport Naked Mesin SOHC VVA Harganya Rp41 Jutaan

Yamaha MT-15, Motor Sport Naked Mesin SOHC VVA Harganya Rp41 Jutaan

Next Post

Harga Sawit Naik, Petani di Siak Malah Mengeluh

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.