• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Penipuan Oknum PNS Pemprov Riau, Bayar Rp 20 Juta, Anda Jadi Honorer

Tim Redaksi by Tim Redaksi
22 September 2017
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Sabtu siang, persisnya tanggal 29 Juli 2017 lalu. Muhammad Maulana, warga yang tinggal di Jalan Cemara Raya Ujung, Pandau, Pekanbaru meluncur ke Jalan Sudirman, Pekanbaru. Tujuannya di Lapangan Purna MTQ. 

Sebelum ini, Maulana punya teman yang menyebutkan ada kenalan di internal RSUD Arifin Ahmad bernama Anthoni Luthfi. Maulana ingin masuk sebagai honorer di rumah sakit itu. Dia datang ke MTQ untuk menyerahkan uang sebesar Rp 20 juta kepada Anthoni Luthfi.

Dari keterangannya di Polresta Pekanbaru, Maulana dikenalkan dengan Anthoni Luthfi yang bisa meloloskannya menjadi honorer di RUD Arifin Ahmad. “Saya sudah menyerahkan uang Rp 20 juta itu kepada Anthoni Luthfi,” ujarnya saat memberikan keterangan kepada polisi. 

Uang Rp 20 juta itu dari pengakuan Anthoni Luthfi, akan dipergunakan untuk biaya pengurusan masuk Maulana sebagai honorer di RSUD Arifin Ahmad.

“Antoni Lufti berjanji pada tanggal 10 Agustus 2017 saya sudah mulai bekerja di RSUD, namun sampai saya membuat laporan ini saya belum juga bekerja. Saya merasa telah ditipu,” katanya. 

Pada Kamis tanggal 21 September 2017, pria bernama Jaya Siswa, berusia 58 tahun mendatangi Polresta Pekanbaru. Dia juga melaporkan Anthoni Luthfi.

Peristiwa itu terjadi pada Mei 2017 lalu. Khairul datang ke rumahnya di Jalan Sekolah atas suruhan Anthoni Luthfi untuk menanyakan kepastian Jaya yang sebelumnya ingin memasukkan anaknya bernama Betria Jastian bekerja sebagai honorer di DPRD Riau. “Saya diminta memberikan uang Rp 20 juta, dan saya menyetujui,” ujar Jaya. 

Pada Selasa tanggal 9 Mai 2017 Jaya menyerahkan uang kepada Khairul sebesar Rp 17.8 juta di Jalan Gajah Mada di halaman Parkir Kantor Samsat Polda Riau. Dalam kesepakatan mereka, sisa dari uang itu, akan diserahkan apabila anaknya sudah diterima bekerja. 

“Sudah sekian lama anak saya tidak ada panggilan bekerja, dan saya menjumpai Khairul untuk menayakan kepastian kapan anak saya bekerja. Dan Khairul selalu  memberi janji, sampai saya membuat laporan ini anak saya belum juga bekerja,” sambungnya.

Anthoni Luthfi diketahui salah seorang PNS yang bekerja sebagai staf di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Riau. Dalam catatan absensi, dia tidak pernah masuk dan selalu mangkir jika dipanggil atasan. Latar belakang Anthoni Luthfi memang sudah buruk sejak lama. Bahkan dari sekian banyak surat panggilan yang diberikan kepadanya, hanya sekali pernah dipenuhi. “Itupun tidak berani jumpa dengan saya,” kata Kepala BKD Riau, Ikhwan Ridwan kepada bertuahpos.com, Jumat (22/9/2017). 

Kini Anthoni Luthfi sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan aparat kepolisian. Perihal penahanannya itu juga dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Guntur Aryo Tejo. Bukan satu atau dua korban yang sudah ditipu oleh Anthoni Luthfi dan hingga kini kasusnya masih terus dalam pengembangan.

BKD Provinsi Riau kini masih menunggu hasil pemeriksaan dari aparat kepolisian. Dengan berkas itu, nantinya akan diserahkan ke Inspektorat untuk diproses pemecatan Anthoni Luthfi sebagai PNS. Meski sudah ditahan, Anthoni Luthfi masih bisa mencicip uang gajinya sebagai PNS. Penghasilan perbulannya itu hanya dipotong 25% saja. “Dia juga ada jual nama saya,” kata Ikhwan Ridwan. 

Baca:
Soal Penipuan Oknum PNS BKD, Ketegasan Gubri Dipertanyakan
Kepala BKD Riau Baru Akan Bicarakan Kasus Penipuan di Internalnya

“Berkas kasus Anthoni Luthfi segera akan kami serahkan ke Inspektorat. Yang jelas menunggu hasil pemeriksaan dari pihak kepolisian dulu. Kami harap dengan banyaknya laporan yang masuk ke pihak kepolisian mempercepat proses pemecatannya sebagai oknum PNS di lingkungan Pemprov Riau,” ujarnya. (bpc3)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia
Travelling

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

...

Read moreDetails
5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Jumlah Investor Pasar Modal Riau Justru Melonjak di saat IHSG Anjlok, Apa yang Terjadi?

Jumlah Investor Pasar Modal Riau Justru Melonjak di saat IHSG Anjlok, Apa yang Terjadi?

Next Post

Berikan Bantuan, Aiptu Subagiyo dan Rekan Teteskan Air Mata

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.