• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

UIN Suska Miliki Alat Monitoring Lebih Canggih dari BMKG

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 Februari 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU– Tak lekang diingatan masyarakat Provinsi Riau yang sempat merana akibat kabut asap 2015 lalu. Bahkan kualitas udara memburuk seketika dari level baik menjadi berbahaya.

Atas dasar kepedulian terhadap lingkungan, Fakultas Sains dan Teknologi (Faste) UIN Suska Riau bergabung dalam lembaga riset East Asia Nanoparticle Monitoring Network (EA-Nanonet). Sebagai penanda keikutsertaannya, UIN Suska mendapatkan alat monitoring partikel nano udara dan dibangun di Fakultas Sains dan Teknologi.

Alat ini merupakan pemberian dari Universitas Kanazawa. Alat monitoring udara yang akan dibangun, digadang-gadang mempunyai tingkat sensitifitas lebih baik dari alat yang dimiliki oleh Badan Meteorologi Klimtologi dan Geofisika (BMKG) dengan pengukur partikel udara hingga 0,1 mikrometer (PM 0,1), ini sangat berbeda jauh dengan yang dimiliki BMKG yang hanya sampai 10 mikrometer (PM 10).

Seperti yang disampaikan Dosen Faste, Kunaifi , ST,PgDipEnSt., M.Sc kepada kru bertuahpos.com. “Alatnya ada sama kita. Jadi alat monitoring partikel nano udara lebih sensitif dari yang alat yang selama ini dipakai untuk mendeteksi PM 10,” katanya.

Kunaifi menjelaskan bergabungnya UIN Suska Riau ke lembaga riset East Asia Nanoparticle Monitoring Network (EA-Nanonet) mengingat Provinsi Riau kerap alami kebakaran lahan dan hutan (Karlahut). Bahkan kabut asap sudah selalu terjadi 18 tahun. “Makanya kita ikut dengan lembaga riset ini,” katanya, Rabu (03/02/2016).

UIN Suska juga menjadi satu-satunya institusi di Indonesia yang bergabung dengan EA-Nanonet, serta menjadi satu-satunya institusi pertama yang dapat menjadi stasiun monitoring ini di Indonesia. Alat yang canggih ini sudah berada di pihak kampus.

Perlengkapan monitoring yang canggih ini tidaklah diproduksi secara massal, karena masih dalam tahap pengembangan. Hanya diberikan khusus untuk para anggota forum riset EA-Nanonet.

Selain Indonesia, negara seperti Jepang, China, India, Myanmar, Singapura dan juga Malaysia sudah terlebih dahulu membangun stasiun monitoring ini. Pengukuran kualitas udara sangat diperlukan saat ini di tengah kualitas udara di atmosfer yang cukup memprihatinkan yang berdampak bagi kehidupan dunia. Kemampuan alat ini sangat diharapkan dapat membantu civitas akademika untuk memanfaatkannya sebagai penelitian yang baik dalam bidang lingkungan serta kesehatan.

Serta membantu pemerintah dalam mengatasi masalah pencemaran udara yang semakin memburuk. Terutama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau yang hampir seluruh wilayahnya rawan kebakaran lahan dan hutan. (Riki)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman
Berita Pilihan

Pekan Seni Budaya Riau Kompleks, Bersatu dalam Keragaman

...

Read moreDetails
Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Next Post

Kapolsek Rupat Amankan 40 Karung Gula Pasir Diduga Ilegal

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.