BERTUAHPOS.COM — Nilai tukar rupiah berada di level Rp17.222 per dolar AS pada perdagangan Kamis, 23 April 2026 pagi. Mata uang Garuda tercatat melemah 65,7 poin atau 0,38 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.
Pelemahan rupiah terjadi seiring tekanan yang melanda mayoritas mata uang di kawasan Asia. Sejumlah devisa regional bergerak di zona merah terhadap dolar Amerika Serikat.
Yuan Tiongkok turun 0,07 persen pada sesi perdagangan pagi. Peso Filipina juga melemah cukup dalam sebesar 0,47 persen.
Ringgit Malaysia ikut terdepresiasi sebesar 0,08 persen terhadap dolar AS. Kondisi ini menunjukkan tekanan eksternal masih membayangi pasar valuta asing kawasan.
Meski demikian, tidak semua mata uang Asia mengalami pelemahan pada hari ini. Beberapa negara justru mencatat penguatan tipis di tengah fluktuasi pasar.
Dolar Singapura naik 0,2 persen dan menjadi salah satu mata uang regional yang menguat. Yen Jepang turut terapresiasi 0,05 persen terhadap dolar AS.
Won Korea Selatan juga mencatat kenaikan sebesar 0,05 persen. Sementara itu, dolar Hong Kong bergerak tipis naik 0,01 persen.
Di pasar negara maju, pergerakan mata uang utama berlangsung bervariasi. Investor masih mencermati arah kebijakan moneter global dan sentimen ekonomi internasional.
Euro Eropa menguat 0,05 persen terhadap dolar AS pada perdagangan terbaru. Sebaliknya, dolar Australia melemah 0,07 persen.
Dolar Kanada tercatat naik 0,03 persen pada sesi yang sama. Franc Swiss juga menguat 0,04 persen terhadap mata uang Amerika Serikat.
Pergerakan nilai tukar rupiah ke depan diperkirakan masih dipengaruhi sentimen global dan arus modal asing. Pelaku pasar juga menanti respons kebijakan ekonomi domestik untuk menjaga stabilitas kurs.[]









