• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 29, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Ketahanan Energi Indonesia Peringkat Kedua Dunia di Tengah Gejolak Global

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
23 April 2026
Ketahanan Energi Indonesia Peringkat Kedua Dunia di Tengah Gejolak Global
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Ketahanan energi Indonesia mencatat capaian strategis di tengah ketidakpastian pasar global dengan menempati posisi kedua dunia. Indonesia dinilai sebagai negara paling tahan terhadap gejolak energi, khususnya minyak dan gas.

Peringkat tersebut tercantum dalam laporan terbaru JP Morgan berjudul Pandora’s Bog: The Global Energy Shock of 2026 yang dirilis Maret 2026. Dalam daftar ketahanan energi global, Indonesia berada tepat di bawah Afrika Selatan.

Studi itu menganalisis 52 negara konsumen energi terbesar di dunia. Secara kolektif, negara-negara tersebut mewakili 82 persen konsumsi energi global.

Hasil kajian menunjukkan Indonesia memiliki tingkat perlindungan energi yang tinggi. Kondisi itu ditopang kombinasi sumber energi domestik yang kuat dan beragam.

Ketahanan tersebut diukur melalui indikator total insulation factor. Ukuran ini menggabungkan kontribusi energi dalam negeri seperti batu bara, gas, dan energi terbarukan yang membuat negara lebih tahan terhadap fluktuasi pasar global.

Laporan JP Morgan menyoroti peran besar produksi batu bara domestik dalam menjaga stabilitas energi nasional. Sumber daya itu dinilai memberi bantalan penting saat pasar internasional mengalami tekanan.

“Negara seperti China, India, Indonesia, Afrika Selatan, Vietnam, dan Filipina mendapat manfaat dari produksi batu bara domestik yang signifikan selama terjadi guncangan energi,” tulis laporan JP Morgan, dikutip Kamis (23/4/2026).

Indonesia diuntungkan oleh kapasitas produksi batu bara yang besar dan relatif tidak terlalu terpengaruh gejolak harga minyak dunia. Posisi ini membuat struktur energi nasional lebih stabil dibanding banyak negara lain.

Selain itu, Indonesia juga tercatat sebagai eksportir batu bara termal terbesar di dunia. Indonesia juga menjadi salah satu produsen gas alam penting di pasar internasional.

Pada 2024, Indonesia menempati posisi produsen gas alam terbesar ke-13 secara global. Produksinya tercatat sekitar 2.465 miliar meter kubik.

Sebaliknya, sejumlah negara maju dinilai paling rentan terhadap guncangan energi global. Negara yang masuk kategori itu antara lain Jepang, Korea Selatan, Italia, Singapura, dan Belanda.

Kerentanan tersebut dipicu tingginya ketergantungan terhadap impor minyak dan gas. Risiko semakin besar saat jalur distribusi energi dunia menghadapi tekanan seperti di Selat Hormuz.

Temuan ini menegaskan pentingnya diversifikasi energi sebagai strategi menghadapi tekanan global. Struktur pasokan yang beragam membuat negara lebih siap menghadapi lonjakan harga maupun gangguan suplai.

Selain Indonesia, India, Vietnam, dan Filipina juga menunjukkan daya tahan serupa. Negara-negara itu ditopang fondasi energi domestik yang relatif kuat.

Beberapa negara memilih strategi berbeda untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Prancis dan Swedia mengandalkan energi nuklir, sementara Brasil dan Portugal mempercepat energi terbarukan.

Laporan tersebut juga menekankan bahwa transisi energi menjadi faktor kunci mengurangi risiko jangka panjang. Pengembangan energi terbarukan dan kendaraan listrik dinilai penting untuk menekan ketergantungan pada minyak dan gas.[]

Tags: ekonomienerginasional
Share4Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Inilah Ruang Setara
Berita Video

Inilah Ruang Setara

...

Read moreDetails
Jepang Siapkan Pengurangan Subsidi Bensin Mulai Desember 2026, Apa yang Terjadi?

Jepang Siapkan Pengurangan Subsidi Bensin Mulai Desember 2026, Apa yang Terjadi?

Pasar Kodim Pekanbaru Sepi, Kios Barang Bekas Banyak Tutup

Pasar Kodim Pekanbaru Sepi, Kios Barang Bekas Banyak Tutup

Organisasi Nelayan Kritik Kebijakan Perikanan Indonesia di SSF Summit Roma

Organisasi Nelayan Kritik Kebijakan Perikanan Indonesia di SSF Summit Roma

Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

Harga CPO Pekan Ini Diproyeksi Tertekan akibat Stok Melimpah

Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%

Dokter Minta Keringanan Pajak, IDI Usul PPh Final Maksimal 1%

Next Post
Saksi Ungkap Instruksi "Matahari Satu" dalam Sidang Abdul Wahid

Puluhan Relawan Anti Korupsi Dukung KPK dalam Kasus Dugaan Korupsi Abdul Wahid

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.