• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Kemiskinan di Wilayah Hilirisasi Nikel Belum Tuntas, Airlangga Pertanyakan Kinerja Kepala Daerahnya

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
25 Juli 2024
Hilirisasi Nikel

Nikel

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mendesak para kepala daerah di wilayah hilirisasi nikel untuk bekerja keras mengatasi kemiskinan. 

Dilansir dari Bloomberg Technoz, Kamis, 25 Juli 2024, kedua provinsi yang terlibat dalam aktivitas hilirisasi nikel, yakni Sulawesi Tengah dan Maluku Utara, masih memiliki tingkat kemiskinan yang tinggi meskipun mencatat pertumbuhan ekonomi yang tinggi pada tahun 2023.

“Pemerintah memiliki tugas untuk menekan kemiskinan ekstrem dan harus memiliki program pengurangan kemiskinan. Hal ini memerlukan kerja keras dari para bupati dan wali kota,” ujar Airlangga di Jakarta, Rabu malam, 24 Juli 2024.

Airlangga menekankan bahwa kepala daerah tidak boleh hanya mengandalkan investasi sebagai sumber pertumbuhan ekonomi. Mereka juga harus mendorong kegiatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar pembangunan lebih merata.

Ia menjelaskan bahwa smelter di wilayah hilirisasi nikel adalah industri padat teknologi, berbeda dengan industri garmen yang padat karya.

Lebih lanjut, Airlangga menyebut bahwa smelter tidak bisa ditransformasikan menjadi industri padat karya yang lebih banyak menyerap tenaga kerja.

Namun, industri garmen juga bisa padat teknologi dengan penggunaan robotik. Oleh karena itu, pemerintah perlu mendorong produktivitas industri padat karya seperti pakaian, makanan, dan minuman.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), Sulawesi Tengah dan Maluku Utara mencatat pertumbuhan ekonomi tinggi pada 2023. Sulawesi Tengah mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 11,91%, tertinggi di Pulau Sulawesi, sedangkan Maluku Utara mencapai 20,49%.

Namun, angka kemiskinan di Sulawesi Tengah hanya berkurang 1,2% dalam satu dekade, dengan 395.660 penduduk miskin saat ini. Di Maluku Utara, jumlah penduduk miskin meningkat menjadi 83.800 orang pada 2023 dibandingkan 83.200 orang pada 2013.

Ketimpangan ekonomi juga tetap tinggi. Rasio Gini di Maluku Utara hampir stagnan dari 0,315 pada 2013 menjadi 0,300 pada Maret 2023, meskipun sempat membaik pada 2022. Di Sulawesi Tengah, Rasio Gini membaik dari 0,410 pada 2013 menjadi 0,324 pada 2023, tetapi lebih buruk dibandingkan 2019 yang mencapai 0,304.***

Tags: hilirisasipertambanganprouks nikel
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Pesan Besar dari Ekonom Riau di Balik Percepatan SAF Minyak Jelantah
Ekonomi

Pesan Besar dari Ekonom Riau di Balik Percepatan SAF Minyak Jelantah

...

Read moreDetails
BI Pertegas Hilirisasi Kunci Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Riau

BI Pertegas Hilirisasi Kunci Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Riau

Puluhan WPR Siap Dilegalkan, Tata Kelola Pertambangan Rakyat Riau Dipercepat

Puluhan WPR Siap Dilegalkan, Tata Kelola Pertambangan Rakyat Riau Dipercepat

Pemprov Riau Hentikan Aktivitas Tambang Tanah Urug Ilegal di Kampar

Pemprov Riau Hentikan Aktivitas Tambang Tanah Urug Ilegal di Kampar

Perusahaan China Mulai Lirik Afrika dan Kaledonia Baru, Nikel Indonesia Terancam Ditinggal?

Perusahaan China Mulai Lirik Afrika dan Kaledonia Baru, Nikel Indonesia Terancam Ditinggal?

Cadangan Lithium Raksasa Ditemukan di Appalachia, Cukup untuk 328 Tahun Kebutuhan AS

Cadangan Lithium Raksasa Ditemukan di Appalachia, Cukup untuk 328 Tahun Kebutuhan AS

Next Post
AJI Pekanbaru Dorong Homeless Media dalam Perkuat Isu Lingkungan

Bagaimana Komitmen Pemprov Riau Kelola Sampah Berbasis Good Environmental Governance?

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.