• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Haikal Hassan: Entahlah, Jadi Apa Negeri Ku!

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
10 Mei 2021
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Soal tes wawasan kebangsaan atau TKW terhadap 1.251 calon ASN Komisi Pemberantasan Korupsi [KPK] masih terus menjadi perhatian publik. TKW dinilai sarat dengan kepentingan politis di tubuh KPK dan diyakini akan mengancam integritas lebaga anti rasuah itu.

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menilai TKW KPK itu menjijikkan dan tidak bisa dipertanggungjawabkan. Hal ini diungkapkan oleh Haikal Hassan Baras, sehingga membuatnya mengelus dada. 

Dia menanggapi pendek dengan mencuit bakal menjadi seperti apa negeri Indonesia kelak. “Entahlah jadi apa negeriku,” kata Haikal Hassan, Senin 10 Mei 2021.

Untuk diketahui, sebelumnya Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) secara tegas telah meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) membatalkan tes wawasan kebangsaan (TWK) kepada 1.351 calon ASN KPK karena melanggar hak asasi manusia (HAM).

Permintaan ini disampaikan Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (LAKPESDAM) PBNU lewat pernyataan hari Rabu yang ditandatangani oleh ketua LAKPESDAM PBNU Rumadi Ahmad, Sabtu, 8 Mei 2021.

PBNU menilai TWK yang diselenggarakan KPK bukan tes masuk menjadi ASN. Apalagi diketahui sebagian besar pegawai yang dites adalah mereka yang sudah lama bekerja di KPK dan terbukti memiliki kompetensi dalam pemberantasan korupsi. Sebagian pegawai KPK yang dites disebut juga sedang menangani proyek yang sangat serius.

“TWK tidak bisa dijadikan alat untuk mengeluarkan pegawai KPK yang sudah lama bergelut dalam pemberantasan korupsi,” lanjutnya. (bpc2)

Tags: ASNhaikal hassanKpkTKW
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Tempuh Jalur Kasasi, Selain Penjara, Abdul Wahid Wajib Bayar Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
Hukum Kriminal

Tempuh Jalur Kasasi, Selain Penjara, Abdul Wahid Wajib Bayar Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

...

Read moreDetails
Eksepsi Abdul Wahid, Apa yang Dilawan dalam Persidangan? Kuasa Hukum: PN Pekanbaru Tak Berwenang, Ini Ranah Administrasi

Banding Dikabulkan, Hukuman Abdul Wahid Diperberat Jadi 4 Tahun Penjara

Siapa Silmy Karim, Berapa Harga Kekayaannya?

Siapa Silmy Karim, Berapa Harga Kekayaannya?

Manajemen Talenta ASN Riau Raih 100 Persen, BKN Nyatakan Siap Implementasi

Manajemen Talenta ASN Riau Raih 100 Persen, BKN Nyatakan Siap Implementasi

Ilustrasi Korupsi/net

Korupsi di Riau: KPK Telusuri Jejak Aliran Uang Abdul Wahid Lewat Plt Gubernur SF Hariyanto

Jam kerja ASN harus berinovasi

Pemerintah Siapkan Skema Baru untuk Pensiun ASN

Next Post
operasi ketupat 2022

Terlanjur Mudik, Wajib Karantina, Tak Ada Toleransi

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.