• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, Oktober 5, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Semaoen, Tokoh Komunis Pembela Kaum Tani

Romi J. by Romi J.
21 Maret 2021
252
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Semaoen adalah tokoh komunis Indonesia yang merupakan saudara seperguruan dengan Soekarno dan SM Kartosoewirjo.

Bersama dua orang sahabatnya itu, Semaoen pernah tinggal bersama dan menuntut ilmu kepada H.O.S Tjokroaminoto.

Namun, meski belajar dan memiliki guru yang sama, Soekarno, Semaoen, dan Kartosoewirjo memiliki ideologi yang berbeda. Soekarno nasionalis, Kartosoewirjo agamis, dan Semaoen komunis.

Dikutip dari buku Anom Whani Wicaksana berjudul ‘H.O.S. Tjokroaminto‘ (halaman 46-49), Semaoen memulai perjuangannya sejak umur 14 tahun, dengan bergabung Sarekat Islam (SI) di Surabaya. Sempat bekerja di perusahaan kereta api Belanda, Semaoen berhenti dan berkarir sebagai wartawan di Semarang.

Di Semarang, dia bergabung dengan media Sinar Djawa dan Sinar Hindia. Semaoen juga bergabung dengan SI cabang Semarang.

Dengan kepemimpinan Semaoen, SI Semarang lebih aktif membela rakyat kecil dan kaum tani. Mereka membela kaum tani dari kapitalis perkebunan, melawan wabah pes, dan membela kaum buruh.

Semaoen juga aktif sebagai pengkritik pedas Volksraad (DPR zaman kolonial). Dia menganggap Volksraad hanya diisi oleh kaum kromo, kapitalis, ningrat, dan boneka Belanda. Dia bahkan menyebut Volksraad sebagai omong kosong dan komedi (toneel).

Dibawah kepemimpinan Semaoen, SI Semarang berkembang dan jumlah anggotanya mencapai 20,000 orang. Sayang, karena ideologis komunisnya, secara perlahan Semaoen menjadi renggang dengan SI.

Pada 23 Mei 1920, Semaoen kemudian membentuk Partai Komunis Hindia. Partai ini kemudian berubah menjadi Partai Komunis Indonesia (PKI). (bpc4)

Tags: kirikomunisPKIsemaoen
Share6Tweet4Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

komunisme gaya baru
Berita

Fadli Zon Ingatkan Negara Agar ‘Waspada Komunis Gaya Baru’

...

Read moreDetails

Kapan PKI Mendapatkan Kekuatan Politiknya di Indonesia?

Kesaksian Sejarawan Riau, Suwardi Soal Kekejaman PKI

Kegiatan Soekarno 30 September Sampai 1 Oktober 1965

Gatot Nurmantyo

Gatot Nurmantyo ungkap Ada Parpol yang Menyekolahkan Kadernya ke Partai Komunis China

TV Swasta Tayangkan Film G30S/PKI, Fadli Zon: Mudah-Mudahan Tak Ada Telepon untuk Membatalkan

Next Post

Demokrat Kubu Moeldoko Tuding Kantor DPP Atas Nama Pribadi, Bukan Partai

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.