Makrifat Burung Surga (12) : Dialog Tasauf Bayan & Menco

Kamis, 25 Mei 2017 18:02
Makrifat Burung Surga (12) : Dialog Tasauf Bayan & Menco

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU - Suatu saat, si burung Bayan sedang berdialog dengan Menco. Mereka bicara soal keimanan. Maklum, sebagai tetangga dekat, yang sangkarnya terletak di kiri dan kanan pintu, keduanya tak bisa berdiam diri. Apalagi, baik Menco maupun Bayan, amat pandai soal ilmu agama.

Hanya, jika dipilah, maka keduanya punya perbedaan yang amat mendasar. Dua binatang ini ibarat hati dan pikiran. Yang satu sekadar suka dan menikmati sesuatu. Sedang satunya lagi lebih memilih untuk berpikir jernih.

Baca: Makrifat Burung Surga (11) : Ibadah Itu Dibeli Allah Maha Suci

Perdebatan soal keimanan itu bermula dari pertanyaan juragan dua burung itu, yaitu Ki Nangim. Tanyanya, "Bayan, apakah hatimu kini benar-benar sudah senang?"

Dengan halus, burung yang arif ini menjawab: "Orang hidup itu mempunyai kenikmatan tersendiri Ki juragan. Pertama nikmatnya makan-minum, dan kedua nikmatnya ibadah kepada Tuhan. Menikmati ibadah itu merupakan cerminan bagi orang mukmin. Tapi tidak bagi Menco, karena tidak dikenai amar, apalagi cari makan tidak diasuh. Wayu'aqqabu man taraka (bakal disiksa yang meninggalkan kewajiban)."

Baca: Makrifat Burung Surga (1) : 99 Burung Bayan Hijrah

Mendengar ujaran burung Bayan itu, juragan Nangim merasa hatinya terbuka pada Tuhan. Tapi burung Menco protes pada burung Bayan. Katanya, "Engkau ini aneh, kita ini burung seperti hewan liar lain. Ketika dipelihara manusia walaupun dengan sangkar emas, tetap saja lebih senang hidup di hutan seperti kisah pada masa hidup Nabi Sulaiman. Saat itu Raja Mesir itu memelihara burung aneh yang warna bulunya indah keperakan tiada banding. Sangkar yang dibuat tuannya bertabur emas intan permata. Nabi Sulaiman, nabi dan raja paling kaya, tentu tidak sukar untuk memenuhi itu. Hidup burung yang bernama Puyangan itu serba kecukupan. Tiada kekurangan suatu apapun. Sudah sekitar setengah bulan si Puyangan tidak mau makan dan minum. Ia nampak begitu sedih. Melihat itu, Nabi Sulaiman menanyakan mengapa Si Puyangan tampak bersedih. Apa sangkarnya kurang bagus, atau ingin makanan yang lain." (bersambung/jss)

Klik tombol Like jika Anda suka dengan Berita ini

TRAVELLING

Berita Terkini

Setelah Polda dan Kantor Gubernur, Giliran Kantor DPRD Riau yang Digeruduk Massa Masyarakat Sakai
Senin, 19 Pebruari 2018 12:45

Setelah Polda dan Kantor Gubernur, Giliran Kantor DPRD Riau yang Digeruduk Massa Masyarakat Sakai

Setelah melakukan aksi demo di Polda dan kantor gubernur, giliran Kantor DPRD Riau yang digeruduk massa aksi demo masyarakat Sakai.

Status Siaga Darurat Karhutla Ditetapkan Hingga 31 Mei 2018
Senin, 19 Pebruari 2018 12:40

Status Siaga Darurat Karhutla Ditetapkan Hingga 31 Mei 2018

Status siaga darurat Karhutla sudah ditetapkan. Itu dimulai dari Februari hingga 31 Mei 2018. Status siaga darurat karhuta ditetapkan karena sejumlah daerah di Riau sudah terjadi kebakaran hutan dan lahan.

Pendemo Suku Sakai Jalan Kaki ke Kantor DPRD Riau
Senin, 19 Pebruari 2018 12:33

Pendemo Suku Sakai Jalan Kaki ke Kantor DPRD Riau

Usai melakukan demo di depan kantor Polda Riau, Senin (19/2/18) ratusan mahasiswa dan masyarakat Suku Sakai, mulai bergerak menuju Kantor DPRD Provinsi Riau.

Spanduk Lukman Edy Masih Terpajang di Jalan Hang Tuah
Senin, 19 Pebruari 2018 12:25

Spanduk Lukman Edy Masih Terpajang di Jalan Hang Tuah

Spanduk Paslon dengan jargon Gubernur Zaman Now masih terpajang jelas di Jalan Hang Tuah, Pekanbaru.  

Puncak Musim Kemarau Terjadi di Juni hingga Agustus
Senin, 19 Pebruari 2018 12:15

Puncak Musim Kemarau Terjadi di Juni hingga Agustus

Puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada bulan Juni hingga Agustus 2018 nanti. 

Masa Kampanye Pilgub Riau, 1 Desa Hanya Boleh 1 Posko
Senin, 19 Pebruari 2018 12:00

Masa Kampanye Pilgub Riau, 1 Desa Hanya Boleh 1 Posko

Komisioner Bawaslu Riau, Neil Antariksa menyebutkan 1 desa/kelurahan hanya boleh didirikan 1 posko pemenangan oleh Paslon Gubri.

BMKG: Februari Riau Masuk Musim Kemarau Pertama
Senin, 19 Pebruari 2018 11:43

BMKG: Februari Riau Masuk Musim Kemarau Pertama

Kepala BMKG Stasiun Pekanbaru Sukisto mengatakan pada bulan Februari 2018 ini, Riau sudah masuk pada musim kemarau pertama.

Demo Mahasiswa dan Masyarakat Suku Sakai, Jalan Gajah Mada Ditutup 1 Ruas
Senin, 19 Pebruari 2018 11:28

Demo Mahasiswa dan Masyarakat Suku Sakai, Jalan Gajah Mada Ditutup 1 Ruas

Akibat demo ratusan mahasiswa dan masyarakat Suku Sakai di depan Kantor Polda Riau, Senin (19/2/2018), satu ruas Jalan Gajah Mada Pekanbaru ditutup satu ruas.

Mahasiswa dan Masyarakat Suku Sakai Serbu Polda Riau
Senin, 19 Pebruari 2018 11:20

Mahasiswa dan Masyarakat Suku Sakai Serbu Polda Riau

Ratusan mahasiswa dan masyarakat Suku Sakai menyerbu kantor Polda Riau, Senin (19/2/2018) pagi.

Dilaporkan ke Bawaslu, KPU Riau: Kami Transparan Sejak Awal
Senin, 19 Pebruari 2018 11:00

Dilaporkan ke Bawaslu, KPU Riau: Kami Transparan Sejak Awal

KPU Riau menyatakan proses pendaftaran dan penetapan cagub Riau telah transparan sejak awal.