Pergub Tentang Revitalisasi Masjid Nur Alam Ternyata Belum Dicabut

Selasa, 18 April 2017 17:15
Pergub Tentang Revitalisasi Masjid Nur Alam Ternyata Belum Dicabut
Masjid Raya Nur Alam Pekanbaru/Foto: bpc11

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU - Sejak awal pembangunan Masjid Nur Alam di Kecamatan Senapelan itu cacat hukum, karena tidak sesuai dengan Pergub Nomor 34 tahun 2007.

Pergub itu dibuat karena masjid ini akan direvitalisasi. Namun sayangya, seluruh bangunan mesjid ini malah dipugar, bahkan tak satupun bisa ditemukan bagian yang sama dengan bentuk aslinya.

"Pergub nonor 34 tahun 2007 itu memang masih berlaku dan belum dicabut atau direvisi," kata Plt Kepala Biro Hukum Sekdaprov Riau, Eli Wardani saat dikonfirmasi bertuahpos.com, Selasa (18/04/2017).

Pergub itu memuat tentang pembentukan susunan organisasi dan tata kerja badan revitalisasi Kawasan Masjid Raya Nur Alam Pekanbaru, Riau.

Baca: Dedi Ariandi: Tim Revitalisasi Masjid Raya Pekanbaru Melanggar Aturan

Atas dasar Pergub itulah muncul susunan jabatan organisasi badan revitalisasi masjid yang ternyata juga melibatkan pejabat pemerintah, baik provinsi maupun kabupaten/kota di Riau, tanggal 5 November 2007.

Berdasarkan dari peraturan yang dikeluarkan oleh Gubernur Riau ketika itu, orang-orabg inilah yang terlibat dalam pemugaran masjid sehingga mengubah bentuk asli Masjid Nur Alam Pekanbaru sebagai cagar budaya. Pergub itu kini masih berlaku. (bpc3)

TRAVELLING

Berita Terkini

Pria Paruh Baya Diamankan Polsek Tambang Pelaku Pencabulan Anak Gadis Dibawah Umur
Senin, 26 Juni 2017 21:29

Pria Paruh Baya Diamankan Polsek Tambang Pelaku Pencabulan Anak Gadis Dibawah Umur

Unit Reskrim Polsek Tambang Polres Kampar telah mengamankan seorang pria, sebagai tersangka pelaku pencabulan anak gadis dibawah umur

Istana Siak Membludak, Balai Kerapatan Sepi Pengunjung
Senin, 26 Juni 2017 21:25

Istana Siak Membludak, Balai Kerapatan Sepi Pengunjung

Museum Balai Kerapatan Tinggi, salah satu bangunan bersejarah di Siak Sri Indrapura. Selain memiliki Istana Asyerayah Al Hasyimiah, Balai Kerapatan yang kini menjadi salah satu tempat untuk berwisata

Asik, Besok Wisata Dakwah Okuta Sudah Buka Kembali
Senin, 26 Juni 2017 21:22

Asik, Besok Wisata Dakwah Okuta Sudah Buka Kembali

Setelah merayakan Idul Fitri, masyarakat Pekanbaru, Selasa (27/06/2017) besok sudah bisa kembali menikmati berbagai wahana di Wisata Dakwah Okura (WDO)

300 Orang Warga Simawant Asal Riau Pulang Basamo
Senin, 26 Juni 2017 21:06

300 Orang Warga Simawant Asal Riau Pulang Basamo

Sekitar 300 orang warga asal Nagari Simawang Rambatan Tanah Datar, Kota Pekanbaru serentak Pulang Mudik atau Pulang Basamo (Pulbas)

UN 2018, Tidak Hanya Soal Pilihan Ganda
Senin, 26 Juni 2017 21:00

UN 2018, Tidak Hanya Soal Pilihan Ganda

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berencana membuat soal UN lebih bervariasi di tahun 2018 nanti

Membongkar Asitektur Rumah Gadang
Senin, 26 Juni 2017 20:49

Membongkar Asitektur Rumah Gadang

Rumah Gadang. Rumah khas Suku Minangkabau itu sudah terkenal hingga seluruh dunia. Tidak sedikit turis asing terpesona dengan arsitektur Rumah Gadang

Makanan Di Siak Mahal, Masyarakat Pilih Bawa Bekal Dari Rumah
Senin, 26 Juni 2017 20:42

Makanan Di Siak Mahal, Masyarakat Pilih Bawa Bekal Dari Rumah

Liburan Hari raya idul Fitri banyak dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berkumpul dan berlibur bersama keluarga dan teman-teman

Tepian Bandar Sungai Jantan Di Serbu Wisatawan
Senin, 26 Juni 2017 20:37

Tepian Bandar Sungai Jantan Di Serbu Wisatawan

Untuk mengisi liburan Hari raya idul Fitri tahun 1438 Hijriah Tepian bandar sungai jantan Siak Sri Indrapura di serbu wisatawan lokal

H+2 Mobil Kontainer RAPP Sudah Lalu Lalang
Senin, 26 Juni 2017 20:26

H+2 Mobil Kontainer RAPP Sudah Lalu Lalang

Jelang arus mudik lebaran Pemerintah Kabupaten Siak dari Dinas perhubungan melarang beroprasinya kendaraan pengangkut kayu log, batu bara

Kendaraan Menuju Bukittinggi Mulai Mengular
Senin, 26 Juni 2017 16:30

Kendaraan Menuju Bukittinggi Mulai Mengular

Jalan Nasional Sumbar-Riau penghubung Payakumbuh-Bukittinggi mulai dipadati kenderaan roda empat dan dua dari berbagai daerah di Sumbar menuju Bukittinggi.