Makrifat Burung Surga (18) : Menco Bertanya Hakekat Keimanan

Minggu, 28 Mei 2017 18:04
Makrifat Burung Surga (18) : Menco Bertanya Hakekat Keimanan

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU - Burung Bayan keasyikan menceritakan kisah-kisah yang penuh teladan. Saat itulah burung Menco menyela. Ia mengajukan sepuluh pertanyaan. Burung Menco seperti hendak menguji si Bayan. Ia meminta Bayan menjelaskan apa maksud dari kesepuluh persoalan yang akan diajukannya itu.

Baca: Makrifat Burung Surga (17) : Istri Rakus Membuat Tsa'labah Munafik

Menco lalu menyebut kesepuluh permasalahan itu satu persatu. Pertama, katanya, apa yang lebih besar dari langit. Kedua, apa yang lebih besar dari bumi. Ketiga, apa yang lebih panas dari api. Keempat, apa yang lebih luas dari samudra. Kelima, apa yang lebih cepat dari angin. Keenam, apa yang lebih keras dari batu. Ketujuh, apa yang beratnya tiada banding. Kedelapan, apa hak bagi manusia. Kesembilan, apa yang menjadi hak Allah. Dan yang  kesepuluh, apa kedua hak itu satu yang terbagi dua sama besar.

Bayan Budiman pun tanpa ragu menjawab. Katanya, pertama yang besar dari langit itu ialah orang yang sengsara di dunia dan berdosa besar. Orang jenis ini adalah orang yang musyrik, takabur dan suka berbuat maksiat.

Soal kedua ialah orang yang telah mencapai kesempurnaan sehingga hatinya penuh kesabaran dan tawakkal. Orang jenis ini tidak lagi memiliki hawa nafsu. Ia menyerahkan diri sepenuhnya pada kehendak Allah. Soal ketiga, yang lebih panas dari api adalah harta benda. Ia bisa menghilangkan cinta kasih dan membuat seseorang berani memenuhi hasrat nafsunya. Lupa diri dan melanggar kewajiban, bahkan berani kepada Allah. Itulah ilmu yakin.

Masalah keempat, yang lebih cepat dari angin ialah doanya orang yang teraniaya, yang difitnah atau dirampok di jalan. Soal kelima, yang lebih besar dari samudra dan isinya adalah orang yang mencapai kemulyaan yang sempurna, wara' dan ahli agama. Ia mempunyai banyak ilmu dengan terus melakukan ijtihad. Hidupnya terpelihara dari segala dosa dan salah.

Baca: Makrifat Burung Surga (1) : 99 Burung Bayan Hijrah

Sementara masalah keenam, yang lebih keras dari batu adalah hatinya orang atheis atau kafir, dan orang bodoh yang malas berbuat kebajikan. Tidak mau mempelajari kitab tetapi menghormati aji kesaktian. Jika diberi penjelasan dikira menjerumuskan, seperti yang disebut dalil Quran "lamma yatahajjaru minhul anha-r" atau "asyaddu qaswah" dan "minal hijarah".

Orang bodoh itu hatinya lebih keras dari batu, karena batu itu menjadi tunduk kepada Nabi Musa dan bisa dimanfaatkan untuk membuat gedung atau rumah dan masjid. (bersambung/jss)

TRAVELLING

Berita Terkini

Jembatan Penyeberangan di Ramayana Pusat Mengkhawatirkan
Senin, 25 September 2017 11:25

Jembatan Penyeberangan di Ramayana Pusat Mengkhawatirkan

Jembatan penyeberangan yang ada di depan Ramayana Pusat, Jalan Jenderal Sudirman sudah mulai rusak. 

Pansus RTRW Bantah Akomodir Pihak Tertentu
Senin, 25 September 2017 11:15

Pansus RTRW Bantah Akomodir Pihak Tertentu

Pansus Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Riau membantah mengakomodir pihak tertentu dalam perumusannya.

Listrik Padam, Pemeriksaan Saksi Korupsi di Kejati Riau Ditunda
Senin, 25 September 2017 11:05

Listrik Padam, Pemeriksaan Saksi Korupsi di Kejati Riau Ditunda

Listrik di beberapa daerah di Kota Pekanbaru terjadi pemadaman secara bergilir dari Minggu (24/9/2017) hingga hari ini Senin (25/9/2017).

Investor Jerman Tawarkan Bisnis Rumah Sakit ke Pemprov Riau
Senin, 25 September 2017 10:55

Investor Jerman Tawarkan Bisnis Rumah Sakit ke Pemprov Riau

Sekdaprov Riau kedatangan tamu seorang investor dari Jerman. Pembahasan mereka membicarakan soal peluang bisnis rumah sakit di Riau.

Golden Tulip Pekanbaru Siapkan Sepeda Gratis Untuk Tamu yang Nginap
Senin, 25 September 2017 10:45

Golden Tulip Pekanbaru Siapkan Sepeda Gratis Untuk Tamu yang Nginap

Walau tren kenaikan okupansi hotel semakin bagus, pihak Manajemen Hotel Golden Tulip Essential Pekanbaru selalu ingin yang terbaik untuk para tamu. 

Pansus: RTRW Tidak Bisa Ditunda
Senin, 25 September 2017 10:35

Pansus: RTRW Tidak Bisa Ditunda

Pansus RTRW Provinsi Riau menyebutkan bahwa pengesahan RTRW sudah tidak bisa ditunda lagi.

Progres Rel Kereta Api Stagnan di Konsultasi Publik
Senin, 25 September 2017 10:28

Progres Rel Kereta Api Stagnan di Konsultasi Publik

Progres pembangunan rel kereta api Riau hingga kini masih stagnan pada tahap konsultasi publik. Sementara materil pembangunannya sudah ada di lokasi sejak tahun lalu.

Ini Potret Sepi di Suzuya Pasar Kodim
Senin, 25 September 2017 10:15

Ini Potret Sepi di Suzuya Pasar Kodim

Pagi ini Senin (25/9/17), hingga jam 10.00 WIB, Suzuya Pasar Kodim sepi pengunjung. Sebagian toko-toko di dalamnya masih belum dibuka.

Pria 19 Tahun Asal Bengkalis Ini Kedapatan Bawa Narkoba
Senin, 25 September 2017 10:02

Pria 19 Tahun Asal Bengkalis Ini Kedapatan Bawa Narkoba

Muhammad Hafizi duduk lesu menghadap ke sebuah meja. Di atas meja itu ada kotak rokok, hp dan satu paket narkotika jenis sabu.

Kabar gembira, Jalan Garuda Sakti Sudah 'Sehat'
Senin, 25 September 2017 09:15

Kabar gembira, Jalan Garuda Sakti Sudah "Sehat"

Bagi anda pengguna Jalan Garuda Sakti KM 1 Panam, kini tidak perlu khawatir lagi saat melewati jalan tersebut. Lubang besar yang banyak 'menganga' sudah diperbaiki.