GAPKI: Replanting Sawit Sangat Diperlukan

Kamis, 30 November 2017 16:00
GAPKI: Replanting Sawit Sangat Diperlukan

BERTUAHPOS.COM (BPC)- Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Joko Supriyono,menyambut positif sikap dan langkah Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dalam mempertahankan keunggulan kelapa sawit Indonesia.

“Upaya peningkatan produktivitas kebun kelapa sawit, termasuk kebun masyarakat, memang sesuatu yang sudah mendesak,” katanya.

Situasi itu, menurutnya, terkait dengan tantangan dan persaingan di pasar internasional di masa depan. Indonesia harus terus-menerus memperkuat posisi dan daya saing komoditas unggulan kelapa sawit Indonesia jika tidak ingin kalah dengan negara lain, apalagi tersingkir dalam persaingan di pasar minyak nabati dunia.

Di samping pentingnya peningkatan produktivitas petani yang akan dilakukan melalui replanting maupun perbaikan budidaya, hal lain yang perlu diperhatikan adalah dukungan pihak perusahaan melalui kerja sama kemitraan yang luas.

“Sangat diperlukan kerja sama kemitraan yang luas antara perusahaan dan kelompok tani,” lanjut Joko. Dengan kerja sama kemitraan yang luas, menurutnya, akan semakin membantu proses percepatan peningkatan produktivitas kebun masyarakat.  

Hal itu ia sampaikan terkait dengan pernyataan Presiden Jokowi di acara Program Peremajaan Kelapa Sawit Rakyat yang berlangsung di Serdang Bedagai, Sumatera Utara, 27 November 2017. Di hadapan para petani kelapa sawit, usai membagikan sertifikat lahan kepada petani sawit, Jokowi menyatakan bahwa Industri kelapa sawit adalah emas hijau bagi masyarakat Indonesia.

Menurut presiden, negara kita adalah negara produsen kelapa sawit terbesar di dunia. Tidak hanya di Asia Tenggara, Asia tapi juga di dunia. Ini berarti Indonesia mampu memproduksi bahan-bahan untuk kebutuhan hidup manusia seperti sabun, kosmetik, minyak goreng, bioenergi dan produk-produk lainnya yang bisa diolah dari kelapa sawit.

Kendati demikian, menurut Jokowi, menjadi produsen kelapa sawit terbesar juga mengharuskan bangsa Indonesia menjadi yang terdepan dalam segi pengelolaan. Baik dalam hal merawat, memelihara maupun meremajakan. Peremajaan kelapa sawit sangat diperlukan mengingat sebagian besar pohon kelapa sawit Indonesia sudah memasuki usia tua yang mengakibatkan produktivitas menurun.

“Jika tidak diremajakan kita hanya akan melihat pohon namun tanpa memetik hasilnya,” ujar Jokowi.

Itulah sebabnya Ia mendorong program peremajaan kebun kelapa sawit. Program ini pertama kali dilakukan di Musi Banyuasin, Sumsel dengan total luasan 4.100 hektar. Di Serdang Bedagai, Sumut peremajaan akan dilakukan di kebun masyarakat dengan lahan seluas 9.109 hektar. 

Untuk Riau sendiri, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Feri HC menyebutkan, bahwa bantuan untuk replanting sawit di Riau sudah ada. Bantuan replanting ini sedang dalam tahap sosialisasi.

"Memang sudah ada, saat ini sedang berlangsung acara sosialisasinya. Pedoman umumnya juga sudah keluar. Kita sedang menyiapkan persayaratan-persyaratan untuk penerima dana bantuan replanting ini," ujar Feri kepada bertuahpos.com.

Lebih lanjut, Feri mengatakan, bahwa penerima bantuan ini nantinya adalah petani kelapa sawit yang sudah memasuki masa peremajaan usia.

"(Penerimanya) petani kelapa sawit yang saat ini sudah harus diremajakan usia (kelapa sawitnya)," terang Feri.(adv/*)

Klik tombol Like jika Anda suka dengan Berita ini

TRAVELLING

Berita Terkini

Bayu Krisnamurthi: Petani Sawit Jangan Tunggu Bantuan Pemerintah untuk Replanting
Kamis, 14 Desember 2017 12:35

Bayu Krisnamurthi: Petani Sawit Jangan Tunggu Bantuan Pemerintah untuk Replanting

Tanaman kelapa sawit hanya mempunyai umur 25 tahun. Untuk itu, petani Riau harus siap sedia untuk replanting kebunnya setiap 25 tahun tersebut tanpa harus menunggu bantuan dari pemerintah.

Ramalan BI Soal Ekonomi Riau 2018: Tumbuh 2%-3%
Kamis, 14 Desember 2017 12:25

Ramalan BI Soal Ekonomi Riau 2018: Tumbuh 2%-3%

Bank Indonesia (BI) meramalkan pergerakan ekonomi Riau 2018 akan membaik. Itu diramalkan berdasarkan beberapa indikator penunjang pergerakan perekonomian daerah, yang diperkirakan masih akan tumbuh bagus di tahun depan. 

Sebelum Meninggal AM Fatwa Titip Ini ke Oesman Sapta
Kamis, 14 Desember 2017 12:15

Sebelum Meninggal AM Fatwa Titip Ini ke Oesman Sapta

Sebelum menyembuhkan nafas terakhir, anggota DPD RI AM Fatwa sempat menyampaikan beberapa pesan ke Oesman Sapta. AM Fatwa menghembuskan nafas terakhirnya pada Kamis (14/12/2017). 

Riau Jangan Takut Melawan Kampanye Hitam Tentang Sawit
Kamis, 14 Desember 2017 12:05

Riau Jangan Takut Melawan Kampanye Hitam Tentang Sawit

Riau sebagai pusat sawit di Indonesia jangan takut untuk melawan kampanye hitam tentang sawit. Lawan saja Eropa dan Amerika, dan buktikan bahwa semua stigma negatif itu tidak benar.

Jelang Akhir Tahun, Okupansi Hotel di Riau Menurun
Kamis, 14 Desember 2017 11:55

Jelang Akhir Tahun, Okupansi Hotel di Riau Menurun

Jelang akhir tahun 2017, okupansi hotel di Riau mengalami penurunan dibandingkan pada akhir tahun yang lalu. 

Bayu Krisnamurthi: Sawit Tidak Serap Banyak Air
Kamis, 14 Desember 2017 11:45

Bayu Krisnamurthi: Sawit Tidak Serap Banyak Air

Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit Indonesia, Bayu Krisnamurthi menyebutkan bahwa tidak benar sawit itu membutuhkan banyak air.

Kredit Konsumtif Bank Riau Kepri Siak Naik Signifikan
Kamis, 14 Desember 2017 11:35

Kredit Konsumtif Bank Riau Kepri Siak Naik Signifikan

Beberapa bulan ini pencairan kredit di Bank Riau Kepri (BRK) Cabang Siak mengalami peningkatan, terutama sektor agribisnis dan konsumtif (KAG). 

Meski Optimis, Syamsuar Mulai Ragukan PAN
Kamis, 14 Desember 2017 11:25

Meski Optimis, Syamsuar Mulai Ragukan PAN

Kesempatan Syamsuar untuk maju dalam Pilgub Riau 2018 memang masih terbuka lebar. Setelah mendapat dukungan dari PAN, peluang itu kian terbuka.

Sejahtera Karena Sawit Adalah Hak Rakyat Indonesia
Kamis, 14 Desember 2017 11:15

Sejahtera Karena Sawit Adalah Hak Rakyat Indonesia

Kesejahteraan rakyat Indonesia dengan minyak sawit merupakan hak rakyat Indonesia. Negara Eropa atau Amerika tidak berhak mencampuri urusan kesejahteraan rakyat Indonesia.

Dewan Kehormatan PWI Desak Dewan Pers Keluarkan Surat Kewajiban UKW
Kamis, 14 Desember 2017 11:05

Dewan Kehormatan PWI Desak Dewan Pers Keluarkan Surat Kewajiban UKW

Dewan Kehormatan Persatuan Wartawan Indonesia (DK PWI) menegaskan Ujian Kompetensi Wartawan atau UKW wajib untuk diikuti oleh wartawan.